BACA JUGA: Mulai Rp2 Jutaan, 5 HP Snapdragon Murah 2026 yang Enak Buat Gaming
7. Simpan Footage yang Sedang Diedit di Penyimpanan Internal
Kalau memungkinkan, gunakan penyimpanan internal untuk footage yang sedang aktif digunakan.
Ketika proyek video berisi banyak file besar, aplikasi harus terus membaca data ketika kamu berpindah klip atau melakukan preview. Penyimpanan internal yang cepat dapat membantu workflow menjadi lebih lancar.
Selain itu, hindari memindahkan footage berkali-kali selama proses editing. Setelah proyek selesai, barulah file bisa dipindahkan ke komputer, SSD eksternal, atau cloud sebagai backup.
8. Jangan Multitasking Saat Rendering
Saat proses export berjalan, biarkan aplikasi editing bekerja tanpa diganggu. Membuka game, scrolling media sosial, atau menjalankan aplikasi berat lainnya ketika video sedang dirender hanya akan menambah beban perangkat.
Lebih baik tunggu sampai rendering selesai. Secara praktis, semakin cepat pekerjaan berat selesai, semakin singkat pula waktu smartphone berada dalam kondisi penggunaan CPU/GPU tinggi.
BACA JUGA: Cari HP Mid-Range Murah Performa Kencang? Ini HP Android 2 Jutaan Dengan Chipset Terbaik
BACA JUGA: Snapdragon vs MediaTek di HP Android: Mana Chipset Terbaik untuk Gaming 2026?
9. Gunakan Charger dan Kabel yang Sesuai
Kalau kamu sering melakukan editing video dalam waktu lama, charging sambil editing mungkin tidak bisa dihindari.
Gunakan charger dan kabel yang sesuai dengan rekomendasi produsen. Google menyarankan penggunaan adaptor yang sesuai dengan perangkat karena adaptor lain dapat menyebabkan pengisian lebih lambat atau tidak optimal.
Yang lebih penting, perhatikan suhu ketika charging sambil rendering. Kombinasi charging dan beban berat dapat membuat perangkat semakin panas. Jika HP sudah terasa sangat panas, sebaiknya hentikan sementara proses berat dan biarkan temperatur turun.
10. Gunakan Dark Mode Jika HP Menggunakan AMOLED
Kalau smartphone menggunakan panel OLED atau AMOLED, Dark Mode dapat membantu mengurangi konsumsi daya pada kondisi tertentu karena piksel hitam pada layar OLED dapat dimatikan.
Efeknya memang tidak sebesar mengurangi brightness, tetapi cukup masuk akal jika kamu sering melakukan editing dalam waktu lama. Google juga mencantumkan dark theme sebagai salah satu opsi penghematan baterai pada perangkat tertentu.
BACA JUGA: HP Android Chipset Kencang Harga 2 Jutaan Terbaik 2026, Anti Lag Buat Gaming!
Setting Terbaik untuk Editing Video Hemat Baterai
Kalau ingin cara yang paling praktis, kamu tidak perlu mengubah puluhan pengaturan. Cukup gunakan kombinasi berikut: