Perbedaan lainnya terlihat pada usia pakai. Baterai lead-acid umumnya bertahan sekitar 1 hingga 2 tahun sebelum performanya mulai menurun. Sementara itu, baterai lithium dapat digunakan hingga 3 sampai 5 tahun, bahkan lebih lama jika dirawat dengan baik.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Sepeda Listrik Murah Subsidi, Baterai Awet Bertahun-tahun!
3. Pengisian Daya dan Perawatan
Selain umur pakai, waktu pengisian daya juga menjadi salah satu keunggulan baterai lithium. Jenis baterai ini umumnya memiliki proses pengisian yang lebih cepat sehingga lebih praktis bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Baterai lithium juga telah dilengkapi Battery Management System (BMS) yang berfungsi melindungi baterai dari risiko pengisian daya berlebih, arus berlebihan, maupun suhu yang terlalu tinggi. Fitur ini membantu menjaga performa baterai agar tetap optimal dalam jangka waktu yang lebih lama.
Sementara itu, baterai Sealed Lead Acid (SLA) membutuhkan perhatian lebih dalam proses perawatannya. Pengguna sebaiknya segeta mengisi ulang daya ketika kapasitas baterai tersisa sekitar 20-30%, tidak membiarkannya benar-benar habis, serta tetap melakukan pengisian daya minimal satu kali dalam sebulan apabila sepeda jarang digunakan.
Selain itu, pastikan selalu menggunakan charger bawaan atau pengisi daya yang memiliki spesifikasi voltase dan ampere sesuai dengan baterai. Perawatan yang tepat dapat membantu memperpanjang usia pakai baterai, baik jenis lead-acid maupun lithium.
BACA JUGA: Motor Listrik untuk Ojol Rute Tegal-Slawi Bikin Omset Harian Makin Meringis, Ini Faktanya!
BACA JUGA: Bisa Dicharge di Rumah, Ini 5 Fakta Motor Listrik Honda 2025 yang Harus Kamu Tahu
Mana yang Lebih Untung?
Pilihan antara baterai lead-acid dan lithium sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan serta anggaran yang dimiliki. Jika mencari sepeda listrik dengan harga yang lebih terjangkau dan biaya penggantian baterai yang ekonomis, baterai lead-acid masih menjadi pilihan yang cukup baik.
Namun, apabila menginginkan kendaraan yang lebih ringan, jarak tempuh lebih jauh, pengisian daya lebih cepat, dan usia pakai yang lebih panjang, baterai lithium menawarkan keunggulan yang lebih banyak meskipun membutuhkan biaya awal yang lebih tinggi.
Kesimpulan
Baik baterai lead-acid maupun lithium memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Baterai lead-acid cocok bagi pengguna yang mengutamakan harga terjangkau, sedangkan baterai lithium lebih sesuai untuk mobilitas tinggi karena menawarkan bobot yang lebih ringan.
Sebelum membeli sepeda listrik, pastikan memilih jenis baterai yang paling sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari agar investasi yang dikeluarkan memberikan manfaat secara optimal.