Idealnya, laptop memiliki prosesor Intel Core i5 Generasi 12 atau 13, maupun AMD Ryzen 5 seri terbaru. Penyimpanan juga sebaiknya menggunakan SSD NVMe minimal 512 GB agar proses membuka aplikasi berlangsung cepat.
Untuk layar, panel Full HD IPS lebih direkomendasikan karena menghasilkan tampilan yang tajam dan nyaman ketika digunakan coding selama berjam-jam.
Sementara itu, bobot laptop di bawah 1,7 kilogram menjadi nilai tambah karena lebih mudah dibawa ke kampus.
Lebih penting RAM besar atau prosesor terbaru? Keduanya sama penting. Namun jika harus memilih, prosesor generasi terbaru lebih disarankan karena memberikan peningkatan performa yang lebih signifikan. RAM masih bisa ditambah di kemudian hari apabila laptop mendukung upgrade.
BACA JUGA: Spesifikasi Samsung Tab S9 Ultra dan Harga Terbaru, Tablet Premium Rasa Laptop!
BACA JUGA: Rekomendasi Laptop Murah Bagus untuk Kuliah Terbaik 2026, Performa Kencang dan Awet!
Kenapa Mahasiswa Sistem Informasi Sebaiknya Memilih Laptop RAM 12 GB?
Berbeda dengan jurusan yang hanya menggunakan aplikasi perkantoran, mahasiswa Sistem Informasi biasanya menjalankan beberapa software secara bersamaan.
Misalnya Visual Studio Code, browser dengan banyak tab, MySQL, XAMPP, Microsoft Office, Figma, hingga virtual machine ringan.
RAM 12 GB menjadi pilihan yang cukup ideal karena memberikan ruang multitasking lebih lega dibanding RAM 8 GB. Aktivitas berpindah aplikasi terasa lebih cepat, proses compile program lebih nyaman, dan laptop tetap responsif meski digunakan dalam waktu lama.
Selain RAM, prosesor terbaru dan SSD NVMe juga menjadi faktor penting yang menentukan kecepatan sebuah laptop.
Apakah RAM 12 GB cukup untuk mahasiswa Sistem Informasi? Ya. RAM 12 GB sudah sangat memadai untuk coding, database, desain UI/UX ringan, analisis data dasar, hingga menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.
BACA JUGA: Rekomendasi Laptop ASUS 3 Jutaan Terbaik 2026 yang Tangguh, Ramah di Kantong Mahasiswa
BACA JUGA: 10 Cara Merawat Laptop agar Tetap Awet untuk Mahasiswa, Anti Lemot sampai Lulus
Tips Memilih Laptop agar Bisa Dipakai Sampai Lulus Kuliah
Banyak mahasiswa yang membeli laptop murah tetapi akhirnya harus menggantinya dalam dua atau tiga tahun karena spesifikasinya sudah tidak mampu mengikuti kebutuhan.
Agar lebih hemat, pilih laptop yang memiliki slot upgrade RAM, menggunakan SSD NVMe, prosesor generasi terbaru, serta layanan purna jual yang mudah ditemukan di Indonesia.
Selain itu, pastikan laptop memiliki sistem pendingin yang baik agar performanya tetap stabil saat digunakan mengerjakan project dalam waktu lama.