PEMALANG, radartegal.com - Pemerintah Kecamatan Belik mengimbau seluruh lapisan warga untuk melipatgandakan kewaspadaan di tengah ancaman cuaca ekstrem. Terjangan angin kencang Pemalang yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini dinilai memicu potensi bahaya bagi keselamatan jiwa dan pemukiman.
Peringatan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Belik, Bambang Martono, mewakili Camat Belik. Pernyataan ini ditegaskan saat dirinya meninjau lokasi rumah warga yang tertimpa pohon tumbang di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Pemalang, Kamis (23/7/2026).
Dalam peninjauan lapangan itu, Bambang mengingatkan masyarakat agar jauh lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hembusan angin kencang mulai melanda.
Langkah Antisipasi Bahaya Angin Kencang
Guna menghindari insiden kecelakaan, warga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon-pohon besar ketika cuaca buruk terjadi.
BACA JUGA:Anggota PGRI di Pemalang Ikuti Penguatan Kapasitas Pengurus
BACA JUGA:Kebakaran Hutan Terjadi di Bukit Gombong Kiriman Beluk Pemalang, Damkar Antisipasi Insiden Susulan
Selain itu, masyarakat diimbau rutin memeriksa kekokohan atap rumah serta mewaspadai keberadaan pohon maupun ranting tua yang rentan patah.
Di samping ancaman pohon tumbang, pihak kecamatan juga menyoroti bahaya kelalaian aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan.
Kondisi cuaca yang cenderung kering disertai angin kencang diprediksi dapat mempercepat penyebaran kobaran api secara agresif.
Ancaman Kebakaran Lahan dan Permukiman
Bambang menegaskan bahwa percikan api kecil dari pembakaran sampah bisa dengan cepat merembet luas ke area perkebunan, lahan kosong, hingga kawasan permukiman padat warga.
BACA JUGA:Kronologi Percobaan Perampokan Toko Emas Banjardawa Pemalang yang Viral
BACA JUGA:Lansia Hilang di Pemalang Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Cibiuk Petarukan
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Belik agar selalu berhati-hati menghadapi angin kencang. Hindari membakar sampah sembarangan karena api dapat dengan mudah membesar dan merembet ke lokasi lain. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan," ujar Bambang Martono.
Untuk menekan risiko bencana, Pemerintah Kecamatan Belik menginstruksikan perangkat desa, relawan, dan seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Pohon-pohon rawan yang berpotensi membahayakan jalan umum maupun rumah warga diharapkan segera dipangkas mandiri atau dilaporkan kepada instansi terkait.