Program Tilik Desa Pemkab Tegal di Suradadi Jadi Ruang Curhat Warga Kepada Bupati

Senin 06-07-2026,06:38 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Adi Mulyadi

SURADADI, radartegal.com – Program Tilik Desa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal di Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, Jumat, 3 Juli 2026 malam, tak sekadar menjadi agenda kunjungan pemerintah ke desa. Forum tersebut berubah menjadi ruang dialog terbuka, tempat warga curhat ke Bupati Tegal.

Berbagai persoalan yang selama ini warga hadapi, mulai dari banjir yang mengganggu lahan pertanian hingga kebutuhan pelabuhan perikanan yang layak, semua disampaikan ke orang nomor 1 di Kabupaten Tegal dan jajarannya.

Tilik Desa Ruang Dialog Terbuka Warga dan Pemkab Tegal

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud hadir mewakili Bupati Tegal yang sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah. Bersama perwakilan dari 13 organisasi perangkat daerah (OPD), Amir mendengarkan satu per satu keluhan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan sesuai kewenangan masing-masing.

Dalam sambutannya, Amir menyampaikan permohonan maaf Bupati Tegal yang belum dapat hadir secara langsung. Meski demikian, dia menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui program Tilik Desa.

BACA JUGA:Mahasiswa Informatika UPS Boyong Juara di Ajang Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Tegal

BACA JUGA:Tingkatkan Sinergitas dengan Radar Tegal Online, MTs Ihsaniyah Tegal Siap Go Publik

"Tilik Desa bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat agar berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi," ujarnya.

Menurut Amir, pelaksanaan Tilik Desa tahun ini sengaja digelar pada malam hari. Pola baru tersebut dipilih agar masyarakat yang bekerja sejak pagi hingga sore tetap memiliki kesempatan mengikuti dialog dan menyampaikan aspirasinya secara langsung.

Sarana Sosialisasi dan Mendekatkan Pelayanan Pemerintah

Tak hanya dialog, rangkaian kegiatan juga diisi pelayanan publik sejak siang hari. Warga dapat memanfaatkan berbagai layanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, pelayanan perbankan, hingga layanan dari sejumlah OPD.

Pemerintah Kabupaten Tegal juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS). Masyarakat diajak memberikan data yang benar agar menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

BACA JUGA:SILPA 2025 Pemkab Tegal Rp166 Miliar, Fraksi Perbanas Minta Evaluasi APBD

BACA JUGA:Rumah Ambruk di Tegal Akibat Bangunan Lapuk, Korban: Alhamdulillah Kami Selamat

Selain itu, diperkenalkan pula Program Sadesa (Satu Desa Satu Sarjana) yang membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara gratis hingga lulus.

"Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kami berharap para kepala desa ikut menyosialisasikan program ini agar semakin banyak generasi muda Kabupaten Tegal yang bisa mengenyam pendidikan tinggi," kata Amir.

Kepala Desa Suradadi Tri Susanto mengapresiasi dipilihnya desanya sebagai lokasi Tilik Desa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada pemerintah daerah.

Tags :
Kategori :

Terkait