SLAWI, radartegal.com – Sebanyak 218 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah dibangun di Kabupaten Tegal. Pembangunan ini merupakan bagian dari program nasional yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Jumat 16 Mei 2026.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, menyambut antusias program tersebut. Menurutnya, kehadiran KDKMP menjadi momentum penting untuk membangkitkan ekosistem ekonomi dari tingkat desa.
Acara peresmian yang digelar serentak di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah ini disaksikan secara virtual oleh Bupati Ischak melalui video conference. Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Amir Makhmud, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rudi Indrayana, serta Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf. Rachmat Ferdiantono.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Pada tahap awal ini, Presiden meresmikan operasional 1.061 koperasi sebagai stimulus awal.
BACA JUGA: KUD Wanasari Diusulkan Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih di Brebes
BACA JUGA: Braaak! Kanopi Atap Pasar Trayeman Tegal Ambruk, Begini Respon Dinas Koperasi UKM Perdagangan
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih," ujar Presiden saat menekan tombol peresmian.
Tidak berhenti di situ, Kepala Negara juga menargetkan sedikitnya 20 ribu hingga 30 ribu koperasi serupa sudah dapat beroperasi pada Agustus 2026 demi mendorong kemandirian ekonomi desa secara menyeluruh.
Merespons hal tersebut, Bupati Ischak mengapresiasi kelengkapan fasilitas yang disediakan dalam program ini. Fasilitas tersebut mencakup gudang, agen gas, rak minimarket, unit simpan pinjam, hingga apotek dan klinik kesehatan.
"Secara umum konsepnya sangat bagus dan positif. Tadi kita melihat fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari gudang, tempat gas, minimarket, unit simpan pinjam, sampai apotek dan klinik. Ini jelas akan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi desa," kata Ischak.
BACA JUGA: Koperasi Mahasiswa Lab Pendidikan Ekonomi UPS Tegal Gelar Rapat Anggota Tahunan 2026
Ia meyakini, perputaran ekonomi dari program yang berbasis "dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat" ini akan memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ischak pun berharap seluruh desa di Kabupaten Tegal bisa segera mengadopsi program ini.
"Kami berharap semua desa bersinergi mendukung program ini agar lahir pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedesaan Kabupaten Tegal," tambahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf. Rachmat Ferdiantono menjelaskan, dari total 218 titik yang direncanakan di Kabupaten Tegal, sebanyak 14 titik sudah siap untuk tahap peluncuran awal (soft launching).