Pada bidang penelitian dan pengabdian, UHN berhasil memperoleh hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi senilai Rp2,32 miliar. Sebanyak 19 tim dosen juga berhasil meraih hibah kompetitif nasional.
Di bidang kemahasiswaan, mahasiswa UHN mencatat 79 prestasi sepanjang 2025–2026, terdiri dari 17 prestasi internasional, 42 nasional, dan 20 regional.
Tak hanya itu, UHN juga menyalurkan program beasiswa kepada mahasiswa dengan total nilai mencapai Rp13,68 miliar, melalui Program Beasiswa Harkat Negeri dan Beasiswa Nusantara.
“Sebagai kampus terapan, kami berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, berintegritas, serta mampu memberikan solusi bagi masyarakat,” tutupnya.
Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda awal pengabdian dan tanggung jawab para lulusan di tengah masyarakat.
“Wisuda bukan sekadar seremoni akademik, wisuda adalah penanda bahwa sebuah perjuangan panjang telah sampai pada satu babak kemenangan,” ujarnya.
Sudirman di hadapan ratusan wisudawan, orang tua, dan tamu undangan.
Menurutnya, gelar akademik yang diraih para lulusan bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ilmu yang saudara peroleh bukanlah milik pribadi semata. Ilmu adalah amanah yang harus digunakan untuk membangun, menerangi, dan memuliakan kehidupan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sudirman juga memaparkan perjalanan berdirinya UHN yang merupakan hasil penggabungan Politeknik Harapan Bersama dan STMIK Tegal.
Ia menjelaskan, proses merger yang semula ditargetkan selesai pada 2026 berhasil dipercepat hanya dalam waktu enam bulan. Surat Keputusan pendirian universitas diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 30 Juli 2025, kemudian akreditasi institusi dari BAN-PT diraih pada Februari 2026.
“Ini membuktikan bahwa ketika ada visi yang jelas, kerja kolektif yang kuat, dan tekad untuk maju, maka sesuatu yang tampak mustahil bisa diwujudkan,” ujarnya.
Sudirman juga menyampaikan permohonan maaf kepada para wisudawan dan keluarga atas tertundanya pelaksanaan wisuda. Namun menurutnya, penantian tersebut justru menghadirkan makna yang lebih mendalam.
Di hadapan para lulusan, ia menegaskan komitmen UHN untuk menjadi kampus yang tidak hanya fokus pada administrasi akademik, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui implementasi Outcome-Based Education (OBE), program Kampus Berdampak, serta magang industri.