BREBES, radartegal.com – Ketua DPRD Kabupaten Brebes M Taufiq menghadiri pelepasan calon jamaah Kloter 6 di Islamic Center, Rabu 22 April 2026. Dalam momen itu, dirinya berharap semua proses haji tahun ini bisa berjalan lancar.
Taufiq berharap seluruh jamaah haji asal Brebes diberikan kelancaran dan kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Mekkah dan Madinah. Dan tentunya bisa kembali ke tanah air dengan selamat.
“Kami doakan semoga seluruh jamaah haji asal Kabupaten Brebes diberikan kelancaran, kesehatan, dan menjadi haji yang mabrur. Aamiin,” ungkapnya.
Selain harapan di atas, dia juga menitip doa agar warga Kabupaten Brebes selalu diberi kesehatan. Menurutnya, doa para jamaah haji memiliki nilai spiritual yang sangat besar bagi kemaslahatan daerah.
BACA JUGA: Ketua Komisi II DPRD Brebes Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Online Shop
BACA JUGA: Anggota DPRD Brebes Beri Pendidikan Politik
“Kami berharap para jamaah juga berkenan mendoakan Kabupaten Brebes agar semakin maju, sejahtera, dan diberkahi. Doa dari para tamu Allah tentu sangat berarti untuk kebaikan bersama,” harapnya.
Taufiq juga memberikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemkab Brebes dalam memfasilitasi keberangkatan jamaah haji tahun ini. Ia menilai, kehadiran langsung Bupati dalam pelepasan jamaah menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap aspek spiritual masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Bupati yang secara langsung melepas keberangkatan jamaah haji. Ini menunjukkan perhatian besar terhadap kebutuhan rohani masyarakat. Kami mendukung penuh dan mendoakan yang terbaik,” jelasnya.
Sekedar informasi, calon jamaah haji asal Kabupaten Brebes di 2026 sebanyak 1.294 orang. Calon jamaah diberangkatkan secara bertahap menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali, menggunakan 38 armada bus, sejak Rabu dinihari.
BACA JUGA: Bupati Brebes Lepas 354 Calon Jemaah Haji, Ini Pesan yang Disampaikan
BACA JUGA: Kisah Aprilia Jadi Calon Haji Termuda Asal Brebes Usai Gantikan Almarhumah Ibunda Tercinta
Dari jumlah tersebut, sebanyak 250 jamaah merupakan lanjut usia (lansia) yang dipastikan dalam kondisi siap berangkat setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan. Para jamaah diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 5, 6, 7, 8, dan 9 melalui Embarkasi Solo.