Pasalnya, peran tersebut menjadi penting dalam mendukung efektivitas strategi pembiayaan pemerintah, sekaligus memperluas basis investor dan menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap instrumen SBN domestik.
"Dengan fungsi itu, BRI tidak hanya hadir sebagai peserta pasar, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembiayaan negara yang berperan dalam menjaga kedalaman dan efisiensi pasar. Hal ini terlihat dari kinerja volume transaksi surat berharga BRI sepanjang 2025 yang meningkat sebesar 24,40 persen YoY," paparnya.
BACA JUGA:Waspada Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Kenali Modus Link Palsu
BACA JUGA:Cara Beli Obat Melalui Super App BRImo, Mudah dan Cepat Gak Pakai Ribet
Masih kata Farida Thamrin, ke depan BRI juga akan terus melakukan penguatan bisnis Treasury, tata kelola yang prudent, serta disiplin manajemen risiko.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk terus mendukung pengembangan pasar surat berharga nasional yang semakin dalam, efisien, dan berdaya tahan, sekaligus memperkuat kontribusi BRI dalam mendukung agenda pembiayaan pembangunan nasional.