PULOSARI, radartegal.com– Suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan tampak jelas di wajah masyarakat Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada hari kedua perayaan Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Minggu 22 Maret 2026.
Momentum Lebaran tahun ini terasa semakin istimewa karena warga kini dapat kembali beraktivitas dengan lancar berkat berdirinya Jembatan Armco Kali Sigintung yang telah selesai dibangun.
Sebelumnya, jembatan lama yang menjadi akses utama warga sempat terputus akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Kondisi ini sempat menghambat mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
BACA JUGA: Bupati Tegal Tinjau Perbaikan Jalan Ambles dan Pembangunan Jembatan Kalierang, Ini Target Selesainya
Kini, melalui pembangunan Jembatan Armco oleh TNI Angkatan Darat, masyarakat Desa Penakir kembali merasakan kemudahan akses yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari.
Pada pagi hari kedua Lebaran, jembatan tersebut tampak ramai dilalui warga yang hendak bersilaturahmi ke rumah sanak saudara.
Tidak sedikit pula masyarakat yang sengaja datang untuk melihat secara langsung jembatan baru yang kini menjadi kebanggaan bersama.
Jembatan Armco Kali Sigintung memiliki peran yang sangat penting sebagai penghubung antarwilayah. Selain memperlancar arus silaturahmi saat Lebaran, jembatan ini juga menjadi jalur utama perekonomian warga, akses menuju fasilitas kesehatan, serta sarana pendukung kegiatan pendidikan.
BACA JUGA: Jembatan Jalan Provinsi Sitanggal Brebes Amblas, DPUPR Jateng Respon Begini
BACA JUGA: Jembatan Penghubung Dua Desa di Brebes Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran
Salah satu warga, Suyanto (45), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas pembangunan jembatan tersebut.
"Alhamdulillah, sekarang kami tidak kesulitan lagi untuk beraktivitas. Dulu sempat terisolir setelah jembatan putus, tapi sekarang sudah lancar kembali. Terima kasih kepada TNI yang sudah membantu kami," ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ibu Siti Aminah (38), yang merasa sangat terbantu terutama dalam kegiatan sehari-hari.