Ia menyoroti berbagai persoalan hukum yang dinilai masih terjadi di berbagai sektor, mulai dari penegakan hukum hingga regulasi yang kerap menimbulkan ketidakpastian di masyarakat.
“Pembenahan sistem hukum menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan tata kelola negara yang berkeadilan. Perlunya komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan hukum ditegakkan secara konsisten dan tidak diskriminatif,” ujar Slamet.
Para peserta aktif menyampaikan pandangan, tanggapan, serta pertanyaan mengenai berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari kebijakan publik, transparansi pemerintahan, hingga pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
Melalui forum dialog seperti ini, diharapkan lahir berbagai gagasan konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat praktik demokrasi, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.