Kata “mendoan” berasal dari bahasa Banyumasan, yaitu “mendo” yang berarti setengah matang atau lembek.
Teknik memasaknya memang tidak menggoreng tempe hingga kering, melainkan hanya sebentar saja agar bagian dalam tetap lembut. Inilah yang membuat tempe mendoan berbeda dari gorengan tempe pada umumnya.
Menikmati Tempe Mendoan
Tempe mendoan khas Banyumas bisa dinikmati sebagai camilan sore ditemani teh panas atau kopi hitam, atau dijadikan lauk pendamping makan nasi.
Gurihnya tepung berbumbu yang menyelimuti tempe, dipadukan dengan sambal kecap pedas-manis, membuat siapapun sulit berhenti makan.