Radartegal.com– Memastikan penggunanya aman dan selamat, sepeda motor listrik Honda EM1 e:, ICON e: dan CUV e: menggunakan teknologi cerdas.
Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah Oke Desiyanto menuturkan, PCU yang digunakan sepeda motor Honda EM1 e:, ICON e: dan CUV e: akan secara otomatis mengatur level konsumsi energi agar bisa menurunkan suhu – suhu tersebut berdasarkan sensor panas yang diterima.
“Teknologi ini mencerminkan bagaimana motor listrik Honda memiliki kepintaran untuk mengendalikan bahaya meskipun pengendara tidak menyadarinya karena sangat pintarnya teknologi ini beradaptasi saat digunakan,” jelas Oke.
Menurutnya, sepeda motor listrik menawarkan akselerasi instan, responsif, dan ramah lingkungan. Namun, sebagai kendaraan roda dua yang mengandalkan keseimbangan dinamis, keselamatan pengendara sangat bergantung pada stabilitas sistem kelistrikan dan termal.
BACA JUGA: Honda PCX160 Tingkatkan Kemampuan Bermanuver, Lakukan Penyempurnaan Demi Keselamatan Pengendara
BACA JUGA: Astra Motor Jateng Gelar Launching New Honda PCX160 di Solo
Seluruh produk EV milik Honda memiliki kecerdasan yang memastikan pengendara selalu dalam kondisi aman saat pemakaian.
Sistem keselamatan motor listrik bekerja secara proaktif untuk mencegah potensi kerugian dan bahaya, mencegah kerusakan komponen serta meningkatkan umur pakai.
Fitur keselamatan penting pada motor listrik adalah pengelolaan panas yang ditimbulkan selama pemakaian dengan mengendalikan keluaran daya motor secara otomatis dengan level menyesuaikan informasi panas (sensor) yang diketahui sebagai sistem keamanan.
Menurut Oke, meskipun dikenal lebih efisien daripada motor pembakaran internal, motor listrik tetap menghasilkan panas selama penggunaan. Panas ini berasal dari beberapa sumber, dan penting untuk memahami bagaimana panas tersebut terbentuk.
BACA JUGA: Cerdas dan Aman, PCX Makin Canggih dengan Teknologi Honda RoadSync
BACA JUGA: Fitur Cerdas Honda PCX Roadsync Bikin Lebih #Cari_Aman dan Nyaman Berkendara
Baterai lithium-ion, yang umum digunakan pada motor listrik, memiliki resistansi internal. Saat arus mengalir melalui baterai, resistansi ini menyebabkan hilangnya energi dalam bentuk panas.
Semakin tinggi arus yang ditarik (misalnya, saat akselerasi atau menanjak), semakin besar panas yang dihasilkan.