Kampung unik Dusun Danau Canting Kalimantan Selatan, Dihuni 31 KK dan Ciri Khas rumah Komunitas Adat Terpencil

Jumat 11-08-2023,20:56 WIB
Reporter : Suryatiningsih
Editor : Suryatiningsih

    RADARTEGAL.DISWAY.ID -Tidak jauh dari Kota Barabai Kalimantan Selatan sekitar 50 kilometer tepatnya kawasan Pegunungan Meratus. Menjumpai sebuah kampung unik Dusun Danau Canting yang juga  bagian Desa Hinas Kiri,  Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten  Hulu Sungai Tengah.

Akses Jalan Sempit Hanya Dilalui Sepeda Motor                 

Lokasi meuju  kampung unik Dusun Danau Canting belum mulus masih sempit dan hanya  bisa dilewati kendaraan roda dua  sepeda motor atau jalan kaki. Jarak ke Danau Canting  dapat dilalui dengan sepeda motor sekitar 1,5  jam,  sedangkan  menggunakan mobil 2 jam menuju  Kiyu.

Perjalanan   yang  berliku  selama1,5 jam akhir sampai pada sebuah pintu  gerbang bertuiskan Danau  Canting. Tulisan Danauu Canting pada pintu gerbang singkatan dari Damai,Aman,Nyaman,Asri, Unggul,   kemudian Canting singkatan dari Cerdas, Agamis, Nasionalis,Tentram, Indah, Normatif dan Gotong Royong.

Bangunan Pemukiman Penduduk Bagian dari  Program Komunitas Adat Terpencil

Hal menarik dari  Dusun Danau Canting Kalimantan Selatan adalah pemukiman penduduk berasal dari program Komunittas Adat Terpencil atau singkat KAT. Lalu  apa itu  KAT? Adalah sekelompok anggota  masyarakat yang berada di pelosok  daerah yang hidup  berpindah-pindah atau nomeden.

Atau  dengan  kata  lain sekelompok anggota  masyarakat yang hidup menetap pada kawasan pulau terpencil  dan pegunungan. Biasanya  kelompok ini tinggal  di  daerah perbatasan kemudian memiliki keterbelakangan kondisi dari  sisi transportasi,  kesehatan dan pendidikan.

Lokasi Kampung Di Atas Bukit Letaknya Di Tengah Pegunungan Meratus

Kampung unik Dusun Danau Canting  memang  berbeda  dari kampung lainnya disekitar yakni di  kawasan Pegunungan  Meratus. Akses jalan sulit dilalui roda  kendaraan empat hanya dilalui sepeda motor.

Walaupun  pemukiman  penduduk yang berasal dari program Komunitas Adat  Terpencil  atau KAT di atas bukit daerah pelosok pegunungan  penataan tersusun rapi. Hawanya sejuk dikelilingi pepohonan dan perbukitan khas pegunungan.

Hanya  31 Kepala Keluarga dan Mayoritas  Bekerja  Berkebun

Komunitas yang tinggal di  Dusun Danau Canting tidak banyak hanya  terdiri 31 kepala keluarga. Kemudian mata  pencaharian mayoritas berkebun buah, cengkeh,karet  dan menanam padi hidupnya tenang penuh kedamaian.

Sumber Listrik Tenaga  Surya

Letak  kampung unik Dusun Danau Canting memang di tengah pegunungan Meratus Kalimantan Selatan.  Kini,tidak gelap  lagi karena pemerintah pusat melalui  Kementerian Sosial memberi bantuan sumber listrik tenaga surya.
Sumber listrik tenaga surya disalurkan lewat panel  listrik atau solar cell yang tidak hanya Dusun Danau Canting   saja  setidaknya ada 79 solar  cell tersebar di beberapa dusun di Desa Hinas Kiri.  Berlokasi  Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten  Hulu Sungai Tengah mendapat  bantuan panel listrik melalui Yayasan Pancar  Kasihan

Pemasangan panel listrik dilakukan oleh warga Hias Kiri yang sudah terlatih dan  mempunyai keahlian memasang panel tersebut.Mereka petugas pemasang panel listriksudah pernah memasang di KAT Desa Aingbantai.

Bantuan tersebut  memberi manfaat  kampung tidak  lagi gelap walaupun daya listrik sangat terbatas. Menariknya  daya listrik  satu panel dapat menerangi  satu  rumahh dengan jumlah tiga lampu.

KAT Dusun Danau Canting Dapat  Bantuan Sosial  dari Kementerian Sosial

Terletak di daerah perbukitan jauh  dari keramaian KAT Dusun Danau Canting mendapat bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Bantuan  tersebut diberikan bila  memiliki KTP dan KK dalam bentuk    sarana air bersih

Selanjutnya bantuan sarana  pendidikan, kesehatan  hingga  bantuan stimulan pemukiman  sosial yang tidak  lain meningkatkan kesejahteraan masyarakat  KAT Dusun Danau Canting.

 Demikian tadi ulasan singkat mengenai   kampung unik Dusun Danau Canting Kalimantan     Selatan   yang tinggal di kawasan Pegunungan Meratus. Terdiri dari 31 Kepala Keluarga menempati     pemukiman Komunitas Adat Terpencil dari Kementerian     Sosial RI.*            

 






 

                                                                                                                                                                                                                                   

Kategori :