Balai Cagar Budaya Jateng Restorasi Situs Liyangan Di Temanggung dan Siapkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Kamis 10-08-2023,20:53 WIB
Reporter : Suryatiningsih
Editor : Suryatiningsih

RADARTEGAL.DISWAY.ID - Situs Liyangan terletak di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung berada 700-1200 mdpl.Situs yang berada di  Desa wisata Purbosari  dahulu ditemukan di lahan penambangan pasir mirip  batu candi 7-12 meter dari permukaan tanah tahun 2008.

Restorasi Situs Liyangan Di   Temanggung

Balai   Pelestarian Cagar Budaya Jateng   (BPCB) Jawa Tengah pernah melakukan restorasi situs   Liyangan yang berada   di lereng Sndoro pada tanggal   11 November 2021 atau sekitar   2 tahun lalu.

Tujuan   dari restorasi dilakukan BPCB Jawa Tengah   pemugaran sejumlah bangunan bersejarah di   kawasan Situs Liyangan. Restorasi atau   pemugaran fokus  pada bagian petirtaan,   talud dan struktur batu di halaman tiga.

Restorasi telah dilaksanakan beberapa tahap di bagian talud di bulan Mei sampai   Agustus 2021,sedangkan   bagian   petirtaan Agustus   hingga November 2021. Bagian    struktur batur bangunan situs Liyangan telah selesai dipugar Desember   2021

Restorasi Gunakan Batu Baru Gantikan Batu Asli   yang Hilang                                

Restorasi yang   dilakukan oleh   Balai   Pelestarian Cagar Budaya Jateng   (BPCB) Jawa Tengah bertujuan menggantikan batu lama yang hilang   dengan batu   baru agar   lebih   kokoh. Penggantian batu   menyesuaikan dengan kondisi batu asli yakni batu andesit hitam, putih atau andesit merah.

Kesemuanya itu supaya bangunan situs Liyangan utuh   kembali   menyerupai mirip seperti aslinya. Penting diketahui, bangunan candii yang selesai   direstorasi merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Situs Liyangan   Disiapkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Balai   Pelestarian Cagar Budaya Jateng   (BPCB) Jawa Tengah restorasi situs Liyangan di Temanggung 2 tahun lalu di tahun 2021.Tampaknya ada tujuan lain tidak hanya   supaya utuh saja tetapi disiapkan menjjadi   cagar   budaya nasional.

Itulah mengapa kemudian menyiapkan dengan melakukan restorasi beberapa bangunan candi Situs Liyangan. Dibagian yang rusak selama Juli sampai Desember 2021karena   disiapkan ke level nasional sebagai cagar budaya nasional 2023.    

Alasan   Situs Liyangan Jadikan Cagar Budaya Nasional                                                                                  

Lokasi   situs terletak di   Temanggung di   lereng Gunung Sindoro tidak salah,   nilai seni sejarah pada situs Liyangan tinggi sehingga   layak mengangkatnya ke level nasional. Kemudian dianggap   palling   lengkap baik segi   peninggalan sejarah atau arkeologi dan peradapannya   membuat naik ke   level nasional.

Menurut arkelog senior Junus Satrio Atmojo yang juga anggota tim cagar budaya nasional menyebut situs Liyangan ada nilai penting kemudian   informasi berharga. Informasi berharga dalam   hal   ini bukan saja peninggalan   sejarah berupa candi,   teras batu melainkan peradapan    yang ada dibaliknya.

Situs Liyangan menyimpan berbagai peninggalan sejarah dari lingga dan yoni bukti dahulu   adanya ritual pemujaan Dewa Syiwa.   Ditemukannya keramik dari Cina era   Dinasti Tang   sekitar   abad ke 8-9 menunjukkan adanya peradapan itulah   sudah selayaknya   masuk cagar   budaya nasional.

Situs Liyangan Petilasan Mataram Kuno

Pertama kali ditemukan tahun 2008   oleh penduduk   setempat   saat    melakukan penambangan pasir di   lereng Gunung Sindoro tepatnnya Dusun Liyangan di Desa Porbosari.

Situs Liyangan dugaan Mataram Kuno   setelah   ditemukan Prasasti Rukam berangka 907 peninggalan Rakai Watukura Dyah Balitung.   Dalam prasati menyebut Desa Rukam masuk   negeri agung hancur oleh letusan gunung Sindoro.

Pada saat ditemukan situs Liyangan seluas 8,12 hektar dengan zona penunjang 18 hektar   dugaan   kuat merupakan pemukiman padat   penduduk era   Mataram Kuno. Selain itu   menjadi bagian sejarah   Mataram Kuno   periode 732 -924   Masehi terdiri pemukiman penduduk,tempat   area   pertanian.*

 

 

Kategori :