Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong kabupaten/kota di Jateng percepat vaksinasi terhadap tenaga kesehatan dosis ke dua. Dengan begitu, maka vaksinasi golongan kedua yakni masyarakat dan pelayanan publik bisa segera dilaksanakan.
Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau proses vaksinasi nakes dosis ke dua di Puskesmas Sayung Kabupaten Demak, Selasa (9/2). Didampingi Wakil Bupati Demak Joko Sutanto, Ganjar menyaksikan proses vaksinasi dosis ke dua untuk nakes di puskesmas tersebut berjalan lancar.
"Alhamdulillah semuanya jalan, ini tadi saya ngecek di Sayung sudah berjalan bagus. Sekarang, target kita memastikan seluruh nakes yang sudah divaksin tahap pertama, maka penyuntikan dosis ke dua harus digenjot," kata Ganjar.
Memang sebelumnya, di sistem ditemukan capaian vaksinasi terhadap nakes di Jateng justru turun. Ternyata, hal itu karena ada banyak tambahan nakes yang belum terdata.
"Maka saya minta sekarang di-cut off dulu, kita bereskan dulu, nanti tambahannya bisa kita usulkan lagi. Biar semuanya terkejar," jelasnya.
Percepatan penyelesaian vaksinasi dosis ke dua untuk nakes, lanjut Ganjar penting agar program vaksinasi selanjutnya bisa segera dilaksanakan. Sebab dalam waktu dekat, program vaksinasi akan dilanjutkan untuk pelayan publik dan masyarakat.
"Jadi harus cepat vaksinasi dosis ke dua dibereskan, agar berikutnya bisa berjalan. Sebab kami komunikasi terus dengan pusat, dan jika vaksinnya dikirim lebih banyak, maka tugas kita menyiapkan," terangnya.
Disinggung soal vaksinasi untuk nakes lansia, Ganjar mengatakan, pihaknya sedang menggenjot perbaikan sistem pendataan. Sebab sebelumnya, karena awalnya lansia tidak bisa divaksin, maka mereka tidak dimasukkan dalam data base itu.
"Datanya sedang kami perbaiki. Kami komunikasi terus dengan pusat, agar sistem datanya baik di pusat dan daerah bisa sama. Intinya kami siap, tinggal dijalankan saja. Semua sudah oke," pungkasnya. (*/ima)