Motor Listrik Baru Setahun Sudah Drop? Ini 10 Penyebab yang Wajib Diketahui
BENGKEL - Ilustrasi seorang mekanik sedang mengecek kerusakan di motor listrik.-radartegal.com/ai-
Rangkuman untuk Anda:
- Kebiasaan charging yang salah dapat mempercepat penurunan performa baterai motor listrik.
- Panas berlebih dan penggunaan berat membuat baterai serta sistem penggerak bekerja lebih keras.
- Menerjang banjir dan mengabaikan servis berkala bisa meningkatkan risiko gangguan pada komponen kelistrikan.
- Kualitas baterai, BMS, dan komponen juga menentukan seberapa awet motor listrik setelah digunakan selama satu tahun.
radartegal.com - Motor listrik memang menawarkan biaya operasional yang relatif praktis. Tidak ada oli mesin yang perlu diganti secara berkala dan komponen penggeraknya juga lebih sederhana dibandingkan motor bensin.
Namun, bukan berarti motor listrik bebas dari risiko penurunan performa. Salah satu bagian yang paling perlu diperhatikan adalah baterai karena komponen ini menjadi sumber tenaga utama sekaligus salah satu komponen dengan nilai penggantian paling mahal.
Jika baru dipakai sekitar satu tahun tetapi jarak tempuh mulai menurun, tenaga terasa tidak konsisten, atau baterai lebih cepat habis, jangan langsung menyimpulkan produknya jelek.
Ada sejumlah kebiasaan penggunaan dan faktor teknis yang bisa membuat motor listrik terasa tidak awet. Berikut daftar yang perlu diperhatikan.
BACA JUGA: Musim Hujan hampir Tiba, Ini 6 Tips Aman Berkendara Motor Listrik saat Hujan
BACA JUGA: Daftar Jadwal Service Motor Listrik Selama 1 Tahun dan Komponen yang Harus Dirawat
Sebab Motor Listrik Tidak Awet di Pemakaian Satu Tahun
1. Sering Membiarkan Baterai Hampir Habis
Salah satu kebiasaan yang kurang baik adalah terus menggunakan motor sampai indikator baterai berada di level sangat rendah.
Baterai lithium-ion memang memiliki sistem perlindungan melalui Battery Management System (BMS), tetapi terlalu sering berada pada kondisi sangat rendah tetap dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap sel baterai.
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak menjadikan baterai hampir 0 persen sebagai kondisi normal setiap hari. Pengisian ulang lebih awal dapat membantu menjaga penggunaan baterai tetap dalam kondisi yang lebih stabil.
Apakah baterai motor listrik boleh sampai 0 persen? Sebaiknya jangan terlalu sering. Sesekali kondisi tersebut mungkin tidak langsung membuat baterai rusak, tetapi kebiasaan berulang menggunakan baterai sampai sangat kosong dapat mempercepat penurunan performanya.
BACA JUGA: Daftar Motor Listrik Subsidi Jarak Tempuh Jauh: Pilihan Terbaik Buat Turing & Ojol
BACA JUGA: Langkah Cek Garansi Motor Listrik Bekas via Service Center Resmi
2. Motor Sering Digunakan dalam Kondisi Panas
Temperatur menjadi faktor penting dalam kesehatan baterai. Motor yang terus digunakan dengan beban tinggi, kemudian langsung dilakukan pengisian ketika baterainya masih panas, membuat sistem bekerja dalam kondisi yang kurang ideal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



