Warung dan Bengkel di Jalan Kersana-Tanjung Brebes Terbakar

Warung dan Bengkel di Jalan Kersana-Tanjung Brebes Terbakar

Kebakaran melanda sebuah warung dan bengkel di Jalan Raya Kersana–Tanjung, Kabupaten Brebes, Sabtu 10 Oktober 2026 pagi. (istimewa)--

BREBES, radartegal.com – Kebakaran melanda sebuah warung dan bengkel di Jalan Raya Kersana–Tanjung, Kabupaten Brebes, Sabtu 10 Oktober 2026 pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut diduga dipicu api yang menjalar dari aktivitas pembakaran sampah.

Berdasarkan laporan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes, kebakaran pertama kali diketahui oleh Warji, pemilik warung. Dia melihat api berkobar di bagian belakang warung, kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar Pos Kersana.

Kepala Pos Induk Damkar Kabupaten Brebes, Sugiarto, menyampaikan bahwa petugas segera bergerak setelah menerima laporan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 06.45 WIB. Petugas berangkat menuju lokasi pukul 06.50 WIB dan tiba sekitar pukul 06.55 WIB. Proses pemadaman langsung dilakukan hingga selesai pada pukul 07.30 WIB.

BACA JUGA: Kebakaran di Batuagung Tegal, Dapur dan Ayam Peliharaan Ludes Terbakar

BACA JUGA: Kurang dari 12 Jam, 3 Kebakaran Lahan Terjadi di Kabupaten Tegal

Dalam laporan awal, kebakaran diduga terjadi akibat api dari pembakaran sampah yang menjalar hingga membakar area warung dan bengkel.

Bangunan yang terdampak diketahui milik Warji sebagai pemilik warung dan Yanto sebagai pemilik bengkel. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 5 x 10 meter. Akibat kejadian tersebut, kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp10 juta. 

Untuk menangani kebakaran, Damkar Kabupaten Brebes mengerahkan satu unit mobil tangki. Penanganan melibatkan personel Damkar Pos Kersana dan Pos Tanjung, unsur relawan dari wilayah Ketanggungan dan Tanjung, Polsek Kersana, serta warga setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di dekat warung, bengkel, rumah, atau bangunan lain yang mudah terbakar.

BACA JUGA: Kebakaran Gudang Rongsok di Pesurungan Lor Tegal, Kerugian Mencapai Rp15 Juta

BACA JUGA: Maraton Padamkan Api, Damkar Tegal Jinakkan Dua Kebakaran Lahan dalam Waktu 7 Jam

Api yang ditinggalkan tanpa pengawasan berisiko merambat ketika terkena angin atau menyambar material mudah terbakar di sekitarnya.

"Masyarakat diimbau memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran serta segera menghubungi petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: