Slawi Bergetar! 5.000 Warga Nobar Timnas Juara ASEAN Cup 2026 di AAS
NOBAR- Lautan 5.000 warga Kabupaten Tegal tumpah ruah memadati Alun-Alun Hanggawana Slawi dalam acara Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 05 Oktober 2026 malam. Indonesia sukses tekuk Thailand via adu penalti.-ISTIMEWA-
Rangkuman untuk Anda
- Lautan manusia membanjiri Alun-Alun Hanggawana Slawi! Sekitar 5.000 warga tumpah ruah dalam gelaran nonton bareng (nobar) Final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 05 Oktober 2026 malam.
- Timnas Indonesia sukses mengunci gelar juara setelah menumbangkan Thailand lewat drama adu penalti yang menguras emosi (skor 2-2 di waktu normal).
- Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman takjub melihat antusiasme raksasa warga dan berjanji akan merutinkan agenda nobar gratis untuk ajang olahraga bergengsi ke depannya.
SLAWI, radartegal.com- Euforia luar biasa meledak di jantung Kabupaten Tegal! Senin 05 Oktober 2026 malam, kawasan Alun-Alun Hanggawana Slawi (AAS) hingga Jalan Gajah Mada lumpuh total oleh lautan manusia. Sekitar 5.000 warga dari berbagai penjuru kecamatan berkumpul menjadi satu demi menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia melawan Thailand di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 melalui layar lebar.
Teriakan, ketegangan, dan tangis haru bercampur aduk saat Skuad Garuda akhirnya memastikan diri sebagai kampiun Asia Tenggara lewat babak adu penalti yang mendebarkan. Malam itu, Slawi benar-benar bergetar merayakan sejarah baru sepak bola Tanah Air!
Lautan Manusia Bikin Bupati Ischak Takjub
Animo raksasa warga Tegal ini ternyata di luar ekspektasi jajaran pemerintah daerah. Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang hadir langsung di lokasi mengaku merinding melihat ribuan warganya bersatu menyuarakan dukungan untuk Merah Putih.
BACA JUGA: Merinding! 14 Barongan Kolosal Guncang Kepandean, Bupati Tegal Bangga
BACA JUGA: Bupati Tegal Libatkan Keluarga Pejabat untuk Benteng Integritas dan Cegah Korupsi
"Ya, kami juga nggak menyangka bahwa acara nobar ini luar biasa antusiasmenya. Sering, senang, kalau mau sering harus ramai dan seru," kata Ischak yang langsung disambut sorakan gemuruh dari ribuan suporter di alun-alun.
Ischak menegaskan, menang atau kalah, perjuangan skuad Garuda layak mendapat penghormatan tertinggi. Lautan manusia malam itu menjadi bukti sahih betapa kuatnya rasa kebersamaan dan kecintaan warga Tegal terhadap Tanah Air.
Drama Penalti yang Bikin Jantung Copot
Jalannya pertandingan dari Stadion Utama Gelora Bung Karno memang sukses membuat jantung para peserta nobar berdegup kencang. Duel sengit kontra Thailand memaksa skor imbang 2-2 hingga 120 menit perpanjangan waktu habis. Puncaknya, atmosfer Alun-Alun Slawi "pecah" saat tendangan penalti penentu memastikan Indonesia keluar sebagai juara.
Rizky (24), salah seorang pemuda asal Slawi, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
BACA JUGA: Bupati Tegal Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Eliminasi TBC
BACA JUGA: Lawan Hoaks di Era Digital, Bupati Tegal Apresiasi Wartawan Online
"Seru banget, apalagi nontonnya ramai-ramai. Tadi sempat tegang karena skornya imbang sampai perpanjangan waktu. Pas Indonesia menang adu penalti, langsung pecah suasananya!" serunya penuh emosi.
Insting Bupati dan Janji Rutinkan Nobar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





