Pemkab Tegal Lepas 65 PNS Pensiun di Slawi, Guru Mendominasi!

Pemkab Tegal Lepas 65 PNS Pensiun di Slawi, Guru Mendominasi!

PENYERAHAN SK- Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Tegal Muhammad Budi Eko Setiawan saat prosesi penyerahan SK Pensiun kepada 65 PNS di Pendopo Amangkurat, Slawi, Rabu 30 September 2026.-ISTIMEWA-

  • Sebanyak 65 abdi negara di lingkungan Pemkab Tegal resmi menerima SK Pensiun PNS Tegal yang akan berlaku mulai November dan Desember 2026.
  • Dari total abdi negara yang purnatugas, posisi fungsional guru paling mendominasi (35 orang), memicu perhatian Pemkab Tegal terkait keberlangsungan proses belajar di SD.
  • Sebagai bentuk apresiasi, 59 orang purnabakti mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian serta penyesuaian gaji satu bulan sebelum masa Pensiun berlaku.

SLAWI, radartegal.com- Puluhan tahun mengabdi untuk negara bukanlah waktu yang singkat. Keringat, dedikasi, hingga loyalitas tanpa batas akhirnya tiba di garis finis. Momen haru sekaligus membanggakan menyelimuti Pendopo Amangkurat Kabupaten Tegal di Slawi, Rabu 30 September 2026. Sebanyak 65 Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersiap menanggalkan seragam kebanggaannya untuk kembali ke pelukan keluarga dan masyarakat.

Pelepasan puluhan abdi negara penerima Surat Keputusan (SK) Pemberhentian dan Pemberian Pensiun ini menjadi pengingat bahwa estafet pembangunan daerah kini harus dilanjutkan oleh para generasi muda.

Pesan Haru Pemkab Tegal: Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

Meski tak lagi terikat jam kantor dan birokrasi, tugas seorang abdi negara sejati tidak pernah benar-benar mati. Hal ini ditegaskan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal Muhammad Budi Eko Setiawan, saat memberikan wejangan di hadapan puluhan calon purnabakti.

BACA JUGA: 41 PNS di Brebes Masuk Purna Tugas, Lurah hingga Kabid

BACA JUGA: Pemkab Brebes Usulkan 171 Formasi CPNS 2026, Masih Tunggu Lampu Hijau Pemerintah Pusat

“Karena sesungguhnya, pensiun dari kedinasan bukan berarti pensiun dari kehidupan dan bukan pula pensiun dari pengabdian kepada masyarakat,” kata Budi memberikan pesan yang menggugah hati.

Budi sangat mengapresiasi kontribusi, pengalaman, dan keteladanan yang telah ditorehkan para PNS selama bertugas di lingkungan Pemkab Tegal. Ia berharap masa pensiun ini menjadi kado terindah untuk menikmati waktu bersama keluarga, menjaga kesehatan, serta menjajal peruntungan baru di bidang wirausaha maupun kegiatan sosial keagamaan.

Rincian 65 Purnabakti, Pemkab Waspadai Krisis Guru

Di balik harunya prosesi pelepasan ini, ada tantangan besar yang harus segera diselesaikan pemerintah daerah.

Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal Tri Priyo Laksono, merinci bahwa 65 penerima SK pensiun tersebut berasal dari 15 perangkat daerah yang berbeda.

BACA JUGA: Apel Bersama Pemkot: Wali Kota Tegal Serahkan Piala Tegal Asri hingga SK PNS

BACA JUGA: Pemkab Pastikan Gaji PNS hingga PPPK Brebes 2026 Aman, Anggarannya Tembus Rp940 Miliar,

Secara struktur, mereka terdiri dari satu pejabat pimpinan tinggi pratama, dua administrator, tiga pengawas, 35 fungsional guru, sembilan fungsional non-guru, dan 15 pelaksana. Dominasi fungsional guru yang pensiun ini menjadi lampu kuning bagi dunia pendidikan Tegal.

Tri menegaskan bahwa kekurangan guru ini perlu diantisipasi secepat mungkin untuk menjaga keberlangsungan proses pembelajaran, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) yang paling banyak terdampak. Di sisi lain, Pemkab Tegal memberikan kado perpisahan berupa kenaikan pangkat pengabdian kepada 59 orang dari total rombongan pensiun tersebut.

Warisan Loyalitas dari Guru SD Karangmangu I

Menjadi abdi negara adalah soal dedikasi. Hal ini dirasakan betul oleh Mohamad Rahtur Ekostiono, salah satu penerima SK pensiun yang menghabiskan masa baktinya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa di SD Karangmangu I. Baginya, puluhan tahun mengabdi memberikan pengalaman batin yang luar biasa, terutama dalam merawat kekompakan antar tenaga pendidik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: