Tegal Mencekam, Empat Kebakaran Lahan Beruntun Mengamuk dalam Sehari

Tegal Mencekam, Empat Kebakaran Lahan Beruntun Mengamuk dalam Sehari

PEMADAMAN- Petugas Damkar Kabupaten Tegal saat berjibaku menjinakkan kobaran api yang membakar lahan kosong penuh alang-alang kering di Kabupaten Tegal. -Yeri Noveli-

• Rentetan Insiden: Kabupaten Tegal diguncang empat peristiwa kebakaran lahan terpisah hanya dalam kurun waktu sembilan jam pada Jumat, 25 September 2026.

• Cakupan Wilayah: Titik api mengamuk bergantian melahap lahan kosong, alang-alang, hingga lahan tebu di Kecamatan Lebaksiu, Adiwerna, dan Margasari.

• Pemicu Utama: Hasil investigasi awal Damkar Kabupaten Tegal mengindikasikan seluruh kejadian dipicu oleh kelalaian manusia (human error).

• Kondisi Terkini: Tidak ada korban jiwa dalam rentetan insiden ini, dan seluruh titik api berhasil dipadamkan total sebelum merembet ke permukiman warga.

SLAWI, radartegal.com– Situasi mencekam membayangi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal. Hanya dalam waktu sembilan jam pada Jumat, 25 September 2026, rentetan kebakaran di Kabupaten Tegal mengamuk beruntun di empat lokasi berbeda.

Kobaran si jago merah yang melahap cepat lahan kosong, semak belukar, hingga tanaman tebu kering sempat memicu kepanikan luar biasa karena posisinya yang mendekati permukiman padat penduduk.

BACA JUGA: Kebakaran Lahan di Jalan Kolonel Sudiarto Tegal: Penyebab, Penanganan, dan Kendala Damkar

BACA JUGA: Geger Malam Hari! Kantor DPD PKS Kabupaten Tegal Nyaris Terbakar

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco, melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi, mengonfirmasi bahwa seluruh insiden kedaruratan tersebut berhasil dikendalikan secara penuh.

Kendati tidak menelan korban jiwa, rentetan kebakaran massal ini menjadi sinyal alarm keras bagi kewaspadaan publik di tengah puncak musim kemarau. Kecepatan angin dan vegetasi yang mengering membuat percikan api sekecil apa pun berpotensi menjadi bencana besar dalam hitungan menit.

Kronologi Teror Api di Lebaksiu dan Adiwerna

Amukan si jago merah pertama kali pecah sekitar pukul 12.15 WIB, melanda sebuah lahan terbuka di Desa Dukuhlo, Kecamatan Lebaksiu. Kebakaran yang terjadi tepat di samping lampu merah terminal bus ini bermula dari tumpukan sampah di tepian jalan raya.

Embusan angin kencang membuat asap tebal membubung tinggi hingga mengganggu pandangan para pengguna jalan yang melintas.

BACA JUGA: Kebakaran Lahan Dekat RS Hawari Essa Lebaksiu Tegal: Penyebab dan Kronologi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: