Kasus Ispa di Brebes Meningkat, Dinkesda Minta Warga Waspada dan RS Siapkan Bed

Kasus Ispa di Brebes Meningkat, Dinkesda Minta Warga Waspada dan RS Siapkan Bed

Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes meminta masyarakat tetap waspada tetapi tidak panik.(istimewa)--

BREBES, radartegal.com – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes meminta masyarakat tetap waspada tetapi tidak panik. Hal itu mengingat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah daerah. Kesiapsiagaan juga diperkuat di fasilitas pelayanan kesehatan. 

Kepala Dinkesda Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes menginstruksikan rumah sakit, puskesmas, dan klinik rawat inap untuk memastikan kesiapan pelayanan. Termasuk kapasitas tempat tidur atau bed bagi pasien ISPA yang membutuhkan perawatan.

Hal itu sebagai antisipasi apabila terjadi peningkatan pasien dengan kondisi berat, terutama mereka yang mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan.

Kasus ISPA Meningkat, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Meski peningkatan kasus ISPA menjadi perhatian, dr. Heru mengingatkan bahwa tidak semua pasien dengan gejala ISPA harus menjalani rawat inap. Menurutnya, pasien dengan gejala ringan dapat memperoleh penanganan melalui rawat jalan sesuai hasil pemeriksaan dan anjuran tenaga kesehatan.

BACA JUGA: Strategi Pemkab Tegal Tekan Penyakit Menular dan Kronis demi Capai Target 2030

BACA JUGA: Wajib Tahu! Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan dan Aturan Denda Rawat Inap 2026

“Kalau gejalanya ringan, masyarakat tidak perlu panik dan tidak harus meminta dirawat inap. Bisa berobat jalan sesuai kondisi dan dianjurkan melakukan isolasi agar tidak menularkan kepada orang lain,” ujar dr. Heru.

Pesan tersebut menjadi penting agar masyarakat dapat membedakan antara gejala ISPA ringan dan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dengan begitu, rumah sakit dapat memprioritaskan tempat tidur bagi pasien yang memang membutuhkan perawatan medis lebih intensif.

Sesak Napas Jadi Tanda yang Harus Diwaspadai

Dinkesda Brebes meminta masyarakat tidak mengabaikan perubahan kondisi tubuh ketika mengalami gejala ISPA. Batuk, pilek, demam atau keluhan saluran pernapasan yang masih ringan dapat diperiksakan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi.

Namun, apabila keluhan berkembang menjadi sesak napas atau gangguan pernapasan, masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis. Kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian karena pasien dengan gangguan pernapasan dapat membutuhkan penanganan yang lebih cepat, termasuk kemungkinan perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Keluhkan Sesak Napas, Pria asal Brebes Meninggal Mendadak di Kamar Hotel di Kota Tegal

BACA JUGA: Cegah Penyebaran Penyakit DBD, Pemdes Ampelgading Pemalang Lakukan Ini

Karena itu, kesiapan bed di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan dengan layanan rawat inap menjadi bagian dari langkah antisipasi Dinkesda Brebes.

Puskesmas Perkuat Edukasi Pencegahan ISPA

Selain menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan, Dinkesda Brebes bersama jajaran puskesmas juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Petugas kesehatan diminta terus mengingatkan warga mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penularan penyakit saluran pernapasan.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan serta menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Penggunaan masker juga kembali ditekankan, terutama ketika masyarakat berada di tempat ramai atau ruang publik. Bagi warga yang sedang mengalami sakit atau memiliki gejala ISPA, penggunaan masker menjadi salah satu langkah untuk membantu mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

Masker Dibagikan di Sejumlah Lokasi

Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penyuluhan. Petugas kesehatan di sejumlah wilayah juga melakukan pembagian masker di lokasi ramai dan tempat umum.

BACA JUGA: Penyakit Campak Mengintai Tegal, Dinkes Waspada KLB

BACA JUGA: Di Tegal Kasus Penyakit Jantung dan Gagal Ginjal Naik Drastis

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri, terutama ketika berada di lingkungan dengan banyak orang. Dinkesda Brebes juga terus mendorong masyarakat untuk tidak menunggu kondisi semakin berat sebelum memeriksakan diri.

Waspada ISPA, Jangan Menunggu Gejala Berat

Peningkatan kasus ISPA membuat kewaspadaan menjadi penting. Namun, masyarakat tidak perlu meresponsnya dengan kepanikan. Masyarakat cukup memperhatikan kondisi kesehatan, mengenali gejala yang dialami, menerapkan PHBS dan menggunakan masker pada situasi yang diperlukan.

“Yang penting masyarakat tetap menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker pada situasi yang diperlukan, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan yang berat,” pesan dr. Heru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait