Gebrakan Tegal di CJIBF 2026: Pabrik Sepatu Siap Serap 700 Pekerja

Gebrakan Tegal di CJIBF 2026: Pabrik Sepatu Siap Serap 700 Pekerja

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat akan menghadiri CJIBF 2026 di Jakarta--

JAKARTA, radartegal.com - Pemerintah Kota Tegal tampil agresif menggandeng investor dalam ajang Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026. Forum yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta ini menjadi panggung utama Kota Tegal untuk mendongkrak ekonomi kawasan pesisir.

​Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin langsung delegasi untuk menawarkan berbagai potensi proyek daerah. Langkah cepat ini difokuskan guna memperluas lapangan kerja baru sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah secara menyeluruh.

​Peluang Proyek Eks Pasar Beras Martoloyo

​Kehadiran Kota Tegal dalam ajang tahunan ini membawa tawaran aset daerah yang potensial dikembangkan mitra usaha. Pemerintah kota optimistis kawasan pesisir ini siap menjadi pusat pertumbuhan baru di Jawa Tengah.

​Plt. Kepala DPMPTSP Kota Tegal Sartono Eko Saputro mengungkapkan pihaknya berpartisipasi aktif pada sesi Investment Challenge. Pemerintah Kota Tegal mengusulkan proyek Pusat Perbengkelan Otomotif Modern di kawasan eks Pasar Beras Martoloyo.

BACA JUGA: Pemkot dan DPRD Kota Tegal Perkuat Pancasila dan Penanggulangan Kemiskinan Lewat Dua Perda Baru

BACA JUGA: Pemkot Salurkan 872,55 Ton Beras Bantuan Pangan di Tegal, 29.085 Keluarga Terima Masing-Masing 30 Kg

​Lahan Prospektif Disodorkan ke Investor

​Sartono menegaskan terdapat belasan titik lahan strategis yang ditawarkan kepada para calon investor. Seluruh aset tersebut dinilai prospektif untuk pengembangan sektor manufaktur, perdagangan, hingga jasa.

​"Dalam kegiatan ini kami mengikutsertakan aset-aset prospektif milik Pemerintah Kota Tegal. Ada 11 lokasi yang kami tawarkan untuk kerja sama investasi. Harapannya, potensi tersebut dapat menarik minat investor untuk mengembangkan usaha di Kota Tegal," kata Sartono.

​PT Hailex Technology Hongkong Kucurkan Rp175 Miliar

​Langkah proaktif Pemkot Tegal langsung membuahkan hasil nyata pada gelaran CJIBF 2026. Investor asing asal Hong Kong resmi menyatakan komitmennya untuk menanamkan modal besar di Kota Tegal.

​PT Hailex Technology menandatangani Letter of Interest (LoI) untuk membiayai pembangunan fasilitas pabrik sepatu. Nilai investasi pabrik baru ini menembus angka Rp175 miliar dan diproyeksikan menyerap 700 tenaga kerja lokal.

BACA JUGA: Rakorda SE 2026: Pemkot Tegal Siap Sukseskan Sensus Ekonomi

BACA JUGA: Krisis Lahan Pemakaman Semarang: 4 TPU Penuh, Pemkot Tagih Lahan 2 Persen Pengembang Perumahan

​Dampak Langsung Kesejahteraan Warga

​Komitmen investasi ini diprediksi membawa angin segar bagi penyerapan tenaga kerja di Kota Tegal. Masuknya manufaktur sepatu berskala internasional dinilai bakal memicu efek berantai bagi perekonomian warga sekitar.

​"LoI dari PT Hailex Technology menjadi sinyal positif bagi Kota Tegal. Investasi ini tidak hanya menambah aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," tutur Sartono.

​Kepastian Hukum dan Kemudahan Izin

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: