Target 362 Mahasiswa, Beasiswa Program Satu Desa Satu Sarjana Tahun 2026 Cair
BEASISWA- Pemkab Tegal resmi menyalurkan SK Beasiswa Program Satu Desa Satu Sarjana Tahun 2026 kepada 362 mahasiswa berprestasi.--
SLAWI, radartegal.com — Pemerintah Kabupaten Tegal secara konsisten terus memperkuat fondasi investasi sumber daya manusia (SDM) hulu guna mencetak kader penggerak kemajuan ekonomi perdesaan. Langkah taktis ini digulirkan secara berwibawa melalui perluasan akses pembiayaan bangku kuliah bagi putra-putri daerah dari keluarga prasejahtera agar mampu memotong rantai kemiskinan struktural. Penyerahan dokumen legalitas berupa SK Beasiswa Program Satu Desa Satu Sarjana Tahun 2026 diserahkan secara simbolis kepada ratusan mahasiswa terpilih di pusat birokrasi Slawi, Jumat, 21 Agustus 2026.
Prosesi pengukuhan kuota penerima Beasiswa Program Satu Desa Satu Sarjana Tahun 2026 (SADESA) tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, mewakili Bupati Tegal di Pendopo Amangkurat.
Pada kalender anggaran berjalan ini, volume penerima program beasiswa mengalami lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2025 lalu, yakni dari 287 mahasiswa melesat menjadi 362 mahasiswa.
Ratusan anak usia emas ini dikonfirmasi tersebar maraton menempuh studi di tujuh perguruan tinggi mitra strategis lokal, termasuk UPS Tegal, UIBM Tegal, STKIP NU Tegal, Universitas Bhamada Slawi, hingga Tegal Muhammadiyah University.
BACA JUGA: Kuliah Gratis Pemkab Tegal: Kuota 332 Beasiswa SaDeSa Resmi Dibuka, Cek Syaratnya!
BACA JUGA: 880 Siswa Pantura Rebutkan 110 Kursi Beasiswa Harkat Negeri 2026
Kepala Bapperida Kabupaten Tegal Muhammad Faried Wajdi, memaparkan bahwa kelolosan peserta harus melalui rintangan tahapan seleksi forensik berkas administrasi dan wawancara yang sangat ketat.
Dari total kuota awal sebanyak 888 pendaftar hulu, tim penguji menyaring 681 peserta untuk mengikuti tes tertulis hingga akhirnya menetapkan 362 nama mahasiswa yang mengantongi hak subsidi kuliah penuh tersebut.
Pemkab Tegal menegaskan komitmen anggaran ini murni difungsikan sebagai instrumen pendorong motivasi belajar anak, sehingga seluruh penerima diwajibkan menyelesaikan studi tepat waktu tanpa deviasi nilai rapor akademik.
Kelegaan batin terpancar nyata dari salah satu penerima manfaat asal Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Ahmad Kurniawan (18). Ahmad menyuarakan mimpinya untuk langsung turun ke tingkat tapak pasca-lulus kuliah nanti demi merekayasa kebangkitan sektor UMKM desa yang mandek akibat rintangan keterbatasan literasi digital.
BACA JUGA: Gagal SNBP? Tenang, Universitas Harkat Negeri Siapkan Beragam Beasiswa Untukmu
BACA JUGA: Tinggal Besok, Pendaftaran Beasiswa Harkat Negeri Ditutup, Buruan Daftar
Sinergi gotong royong antara swadaya pemuda dan stimulus fiskal daerah ini diharapkan mampu melahirkan jutaan inovator baru yang tangguh memajukan marwah Kabupaten Tegal di kancah nasional.
FAQ: Mekanisme Beasiswa Program Satu Desa Satu Sarjana Tahun 2026
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



