Warga Lebeteng Tegal Dikepung Jalan Rusak, DPRD Desak Pemkab Segera Perbaiki
JALAN RUSAK - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, M Alfian Adipradana (kanan) desak Pemkab segera perbaiki jalan rusak di Lebeteng Tarub.-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-
TARUB, radartegal.com - Infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Tegal kembali dikeluhkan oleh masyarakat setempat. Kali ini, warga Desa Lebeteng, Kecamatan Tarub, menyuarakan kekecewaan mereka akibat banyaknya titik jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.
Kondisi aspal mengelupas hingga lubang mendalam menjadi pemandangan sehari-hari yang membahayakan pengguna jalan. Masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal segera melangkah nyata untuk memperbaiki fasilitas publik yang menjadi kewenangan daerah tersebut.
Keluhan mendalam ini mencuat saat Muhammad Alfian Adipradana, anggota DPRD Kabupaten Tegal, menyerap aspirasi warga di daerah pemilihan (dapil) 4. Dalam pertemuan itu, masalah infrastruktur jalan mendominasi aspirasi yang disampaikan oleh warga.
Kerusakan Parah di RW 01 dan RW 02 Lebeteng
Alfian, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, membenarkan buruknya akses jalan di wilayah tersebut. Ia menyaksikan langsung betapa parahnya kerusakan di kawasan pemukiman warga.
BACA JUGA:Belanja Modal DPUPR Kabupaten Tegal Baru 9,2 Persen, DPRD Desak Percepatan Proyek Infrastruktur
BACA JUGA:Akselerasi Infrastruktur: Bupati Tegal Ischak Tinjau Jalan Balamoa–Kemantran dan Bendungan Cipero
"Terutama di wilayah RW 01 dan RW 02 Desa Lebeteng. Kondisinya banyak yang berlubang dan aspalnya sudah mengelupas," ungkap Alfian.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan pembenahan jalan di lingkup internal desa. Warga juga mendesak adanya peningkatan kualitas jalan penghubung antardesa.
Akses Vital Menuju Brekat dan Karangmangu
Jalur lintas yang menghubungkan Desa Lebeteng menuju Desa Brekat hingga Desa Karangmangu menjadi fokus utama usulan warga. Rute ini memegang peranan sangat vital dalam menunjang mobilitas harian masyarakat antarwilayah.
Jika tidak segera mendapatkan penanganan dari dinas terkait, mobilitas warga dipastikan terganggu. Hal ini dapat menghambat berbagai urusan vital masyarakat di Kecamatan Tarub dan sekitarnya.
BACA JUGA:Sejumlah Aspirasi Penanganan Bencana dan Infrastruktur Disampaikan Bupati Tegal ke Kementerian PU
BACA JUGA:Wabup Tegal Ahmad Kholid Hadiri Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Jawa
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tegal tersebut menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Tegal. Pembangunan tidak boleh hanya berpusat di titik-titik tertentu saja.
"Harapannya pembangunan infrastruktur bisa merata di setiap wilayah, sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara langsung," tegasnya.
Jalan Sebagai Urat Nadi Ekonomi dan Akses Layanan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



