Polisi Usut Kasus Dugaan Perundungan Siswa SMP Pekalongan
MENJELASKAN - Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Tri Handayani beri keterangan terkait kasus dugaan perundungan siswa SMP di Kota Pekalongan.-Mukhtarom/ Diswayjateng.id/ Radar Tegal Grup-
PEKALONGAN, radartegal.com - Kasus dugaan perundungan yang menimpa seorang siswa SMP di Kota Pekalongan kini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian. Petugas Polsek Pekalongan Timur mendatangi lokasi sekolah untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar.
Langkah cepat ini diambil untuk mencegah munculnya aksi balasan pasca insiden yang melibatkan siswa kelas 9 berinisial AF (14). Pihak kepolisian ingin memastikan suasana belajar mengajar di sekolah tersebut kembali kondusif.
Polisi Dorong Edukasi dan Pencegahan di Sekolah
Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Tri Handayani, memimpin langsung jajarannya saat mendatangi sekolah. Ia menegaskan pentingnya penguatan mental dan pemahaman bagi para siswa agar insiden serupa tidak terulang kembali.
"Kami kasih imbauan bahwa adanya pembullyan ini stop, jangan sampai ada yang berikutnya, korban berikutnya," tegas Kompol Tri Handayani saat memberikan keterangan, Jumat (14/8/2026).
BACA JUGA:Dugaan Perundungan Siswa SMP di Pekalongan, Korban Sempat Mengalami Koma
BACA JUGA:Heboh Kasus Perundungan di Pati dan Pemalang, Ini Strategi Pemprov Jateng untuk Cegah Bullying
Kepolisian berharap seluruh elemen sekolah dapat bersatu untuk menghentikan segala bentuk kekerasan. Pembinaan ini juga ditujukan untuk meredam potensi konflik lanjutan antar pelajar.
Pemicu Asmara hingga Keterlibatan Kakak Kelas
Berdasarkan penyelidikan awal, perundungan ini ditenggarai berawal dari perselisihan terkait hubungan asmara yang berlanjut di media sosial. Komunikasi di dunia maya tersebut memicu ketegangan hingga salah satu siswa merasa terancam.
Situasi makin memanas ketika siswa yang merasa terancam meminta bantuan kepada senior atau kakak kelasnya. Dampaknya, korban AF diserang oleh sejumlah siswa secara bersama-sama.
Mediasi Keluarga dan Fokus Penanganan Kesehatan Korban
Guna menyelesaikan persoalan ini, polisi telah berkoordinasi erat dengan pihak sekolah serta orang tua dari para siswa yang terlibat. Orang tua dari tiga siswa terkait telah dipanggil untuk proses pendampingan.
BACA JUGA:Kasus Perundungan Pemalang: Pemkab Minta Stop Spekulasi
BACA JUGA:Terima Laporan, Polisi Dalami Kasus Perundungan Pelajar SMP di Tegal
Di sisi lain, kepolisian juga telah menemui pihak keluarga korban untuk memberikan dukungan moral. Fokus utama saat ini adalah memastikan pemulihan fisik dan mental AF.
"Keluarga korban juga sudah kami kuatkan untuk fokus pada penyembuhan dulu," tutur Tri sebagaimana dikutip dari jateng.disway.id.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




