Kebakaran Gudang Limbah di Slatri Brebes: Api Masih Berkobar Hingga Malam Hari

Kebakaran Gudang Limbah di Slatri Brebes: Api Masih Berkobar Hingga Malam Hari

Hingga pukul 21.00 WIB, api yang melalap sebuah gudang di Desa Slatri, Kecamatan Larangan masih menyala.(istimewa)--

BREBES, radartegal.com - Sebuah kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan bahan baku limbah non-B3 di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Sabtu (8/8/2026). Hingga malam pukul 21.00 WIB, si jago merah masih membumbung tinggi dan belum berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim gabungan.

Peristiwa yang terjadi sejak pukul 13.00 WIB ini memicu pengerahan ratusan personel gabungan. Banyaknya material mudah terbakar seperti karet, outsole sepatu, dan plastik membuat api dengan cepat merambat serta sulit dijinakkan.

Bahan Karet dan Kayu Menyulitkan Pemadaman

Petualangan para petugas pemadam dalam menjinakkan api menghadapi kendala besar di lapangan. Tumpukan material limbah padat membuat bara api terus menyala di bagian dasar area yang terbakar.

Kepala Satpol PP Linmas dan Damkar Kabupaten Brebes, Caridah, mengatakan bahwa kobaran api masih membumbung tinggi hingga malam hari. Hal ini disebabkan oleh jenis material utama yang terbakar di lokasi.

BACA JUGA:BREAKINGNEWS -- Kebakaran Hebat Terjadi di Slatri Larangan Brebes

BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Pemalang Akibat Ledakan Sepeda Listrik Saat Dicas, Kerugian Capai Rp350

"Bahwa sampai malam hari ini, pukul 21.00 WIB, kobaran api masih terlihat membumbung tinggi karena material yang terbakar adalah berupa karet dan juga kayu," ungkap Caridah, Sabtu (8/8/2026) malam.

Bantuan Armada Pemadam Lintas Daerah Dikumpulkan

Mengingat besarnya skala kebakaran gudang di Brebes ini, seluruh unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Brebes telah diterjunkan ke lokasi kejadian. Kendati demikian, kapasitas armada lokal masih memerlukan dukungan tambahan dari daerah tetangga.

Pihak pemadam kebakaran Brebes akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan unit armada damkar dari Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Bantuan dari pihak swasta, seperti armada damkar PT Tah Sung Hung, juga disiagakan di lokasi penanganan.

Caridah menjelaskan bahwa proses pemadaman membutuhkan pasokan daya serta air yang berkesinambungan. Petugas di lapangan memerlukan pencahayaan darurat (spotlight) dan suplai air bertekanan tinggi secara terus-menerus.

BACA JUGA:Kronologi Kebakaran Pabrik Tekstil di Banyuurip Purworejo: Karyawan Dievakuasi, Nihil Korban Jiwa

BACA JUGA:Kecerobohan Bakar Sampah Pemicu Tiga Kebakaran Lahan di Tegal

"Sampai malam ini membutuhkan spotlight dan juga suplai air. Karena proses penanganan pemadaman api ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Dimungkinkan masih lama, karena yang terbakar (karet) di bagian bawah masih ada baranya," kata Caridah menjelaskan penanganan di lokasi.

Kepolisian Lakukan Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Di sisi lain, jajaran kepolisian telah mengamankan area sekitar lokasi musibah untuk mendukung proses penanganan dan mengumpulkan informasi awal.

Kapolsek Larangan, Kompol Suryantono, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan memicu terjadinya titik api. Fokus utama saat ini masih tertuju pada upaya lokalisasi api agar tidak meluas.

"Untuk penyebabnya belum pasti. Yang terbakar gudang penyimpanan bahan baku limbah non-B3," terang Kompol Suryantono.

BACA JUGA:Kebakaran Ileksa Mart di Balapulang Tegal, Gudang Distribusi 10 Minimarket Ludes, Kerugian Tembus Rp6 Miliar

BACA JUGA:4 Kelurahan di Tegal Rawan Kebakaran, Polres dan Pemkot Siapkan Mitigasi

Ia menambahkan, dominasi material seperti limbah outsole sepatu, serat plastik, dan karet menjadi faktor utama mengapa api merambat begitu cepat dan menahan panas di dalam tumpukan.

"Apinya besar, sedangkan bahan yang terbakar berupa limbah non-B3 yang mudah terbakar, seperti karet, outsol sepatu, dan plastik. Sehingga mudah terbakar dan sulit dipadamkan," tutup Kompol Suryantono.

Ringkasan Cepat

  • Lokasi Peristiwa: Gudang penyimpanan limbah non-B3 di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.
  • Waktu Kejadian: Api berkobar mulai pukul 13.00 WIB, Sabtu (8/8/2026), dan masih menyala hingga pukul 21.00 WIB.
  • Penyebab Kendala: Material yang terbakar didominasi karet, kayu, outsole sepatu, dan plastik yang menyisakan bara di bagian bawah.
  • Dukungan Bantuan: Pengerahan seluruh unit Damkar Brebes dibantu Damkar Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan PT Tah Sung Hung.
  • Status Penyebab: Masih dalam proses penyelidikan awal oleh Polsek Larangan.

FAQ: Pertanyaan Sering Diajukan 

Kapan peristiwa kebakaran gudang di Brebes ini terjadi?

  • Kebakaran mulai melanda gudang limbah di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes pada Sabtu, 8 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 WIB dan masih berlanjut hingga malam hari.

Apa saja material yang terbakar dalam insiden kebakaran ini?

  • Material yang terbakar merupakan bahan baku limbah non-B3, seperti tumpukan karet, outsole sepatu, kayu, dan bahan plastik yang sangat mudah terbakar.

Pihak mana saja yang diterjunkan untuk memadamkan api di Brebes?

  • Ratusan personel gabungan diterjunkan bersama armada Damkar Kabupaten Brebes, dibantu unit Damkar Kabupaten Tegal, Kota Tegal, serta perbantuan dari PT Tah Sung Hung.

Upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif oleh tim pemadam kebakaran gabungan. Perkembangan lebih lanjut mengenai penanganan serta hasil penyelidikan penyebab utama kebakaran di Kecamatan Larangan ini masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait