Motor Listrik Mati Total saat Digas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Sebelum Panik

Motor Listrik Mati Total saat Digas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Sebelum Panik

Pengendara mengendarai motor listrik subsidi dengan daya angkut hingga 200 kg melintasi jalanan kota dengan muatan berat.--Ilustrasi by Devan Aditya Pratama

radartegal.com - Motor listrik dikenal sebagai kendaraan yang praktis dan memiliki biaya operasional yang relatif hemat. Namun, seperti kendaraan pada umumnya, Motor listrik juga dapat mengalami kendala yang mengganggu kenyamanan berkendara. Salah satu masalah yang cukup sering dikeluhkan pengguna adalah motor tiba-tiba mati atau tidak merespons saat tuas gas diputar.

Kondisi tersebut tentu membuat pengguna khawatir, terutama jika terjadi saat sedang digunakan di perjalanan. Padahal, penyebab motor listrik mati saat digas tidak selalu menandakan kerusakan yang serius. Dalam beberapa kasus, masalahnya justru berasal dari komponen sederhana yang bisa diperiksa terlebih dahulu.

Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk mengetahui bagian-bagian yang berpotensi menjadi penyebab gangguan.

Dengan memahami sumber masalahnya, pengguna dapat menentukan langkah penanganan yang tepat tanpa terburu-buru mengganti komponen. Lantas, apa saja yang menyebabkan motor listrik mati total saat digas?

BACA JUGA: Rahasia Motor Listrik Tangkas X7 New yang Dijajal Wapres Gibran

BACA JUGA: Gak Bakal Kehabisan Tenaga! Ini Rekomendasi Motor Listrik Subsidi dengan Daya Angkut Hingga 200 Kg

Penyebab yang Paling Umum Motor Listrik Mati Total saat Digas

1. Baterai Lemah atau Mengalami Penurunan Performa

Baterai menjadi sumber tenaga utama pada motor listrik. Ketika kondisi baterai mulai melemah atau tegangannya turun drastis saat menerima beban, sistem perlindungan pada kendaraan dapat memutus aliran listrik secara otomatis. Akibatnya, motor tidak memberikan respons ketika tuas gas diputar.

Selain itu, baterai yang sudah mulai menurun performanya biasanya ditandai dengan jarak tempuh yang semakin pendek, proses pengisian daya lebih lama, atau indikator baterai yang cepat berkurang saat digunakan.

Jika motor tidak dapat digas, coba periksa terlebih dahulu kapasitas baterai melalui panel indikator. Apabila daya hampir habis, lakukan pengisian ulang menggunakan charger yang sesuai. Namun jika masalah masih terjadi meski baterai telah terisi penuh, kemungkinan baterai perlu diperiksa lebih lanjut atau diganti.

Untuk menjaga kondisi baterai tetap optimal, hindari membiarkan daya habis total terlalu sering, gunakan charger bawaan pabrikan, dan jangan membiarkan baterai terus terhubung ke charger setelah pengisian selesai.

BACA JUGA: 7 Kelebihan Honda EM1 e: Motor Listrik Honda yang Irit, Praktis, dan Cocok untuk Mobilitas Harian

BACA JUGA: Potongan Harganya Lumayan Banget! Ini Daftar Motor Listrik Subsidi yang Paling Laris

2. Kabel, Sekring, atau Controller Mengalami Gangguan

Selain baterai, sistem kelistrikan juga menjadi bagian penting yang perlu diperiksa. Sambungan kabel atau soket yang longgar dapat menghambat aliran listrik dari baterai menuju controller maupun dinamo sehingga motor tidak dapat berjalan.

Masalah lain yang juga cukup sering terjadi adalah sekring (fuse) yang putus akibat lonjakan arus listrik. Jika sekring rusak, aliran listrik menuju sistem utama akan terputus sehingga motor tidak bisa digunakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait