921 Taruna SMK Bhakti Praja Dukuhwaru Tegal Digembleng Latdastar Demi Siap Hadapi Dunia Kerja
LATDASTAR - Kepala SMK Bhakti Praja Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Sarwo Edy Pranoto bersama sejumlah guru dan anggota TNI saat mengecek taruna dan Taruni yang sedang mengikuti Latdastar, Rabu 29 Juli 2026.-Yeri Noveli-
SLAWI, radartegal.com – Tak hanya mencetak lulusan yang cakap secara akademik dan terampil di bidang kejuruan, SMK Bhakti Praja Dukuhwaru (BPD) Kabupaten Tegal terus menanamkan fondasi karakter kepada para siswanya.
Sebanyak 921 taruna dan taruni kelas X mengikuti Latihan Dasar Ketarunaan (Latdastar) Angkatan III Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (29-31/7/2026), di Lapangan Dukuhwaru.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting sekolah untuk membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, sekaligus siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Kepala SMK Bhakti Praja Dukuhwaru Sarwo Edy Pranoto, mengatakan Latdastar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses pembentukan karakter yang menjadi bekal utama para siswa di masa depan.
BACA JUGA: 41 Tahun Bhakti Praja Tegal, Menjaga Mutu di Tengah Tantangan Zaman
BACA JUGA: Tak Ada Biaya, Ijazah Pelajar SMK di Brebes Masih di Sekolah Selama Bertahun-tahun
"Tujuan kegiatan ini adalah melatih karakter pelajar agar disiplin, bertanggung jawab, tertib, mandiri, dan memiliki integritas. Nilai-nilai itu merupakan modal dasar untuk mampu bersaing di dunia kerja maupun saat terjun di tengah masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, karakter yang kuat menjadi pembeda lulusan SMK Bhakti Praja dengan sekolah lainnya. Selama ini, banyak alumni sekolah tersebut yang mampu meniti karier hingga di berbagai perusahaan nasional bahkan internasional.
Ia menambahkan, Latdastar juga menjadi implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) sebagaimana program yang dicanangkan pemerintah pusat, di mana pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga penguatan karakter peserta didik.
Mengusung tema "Kobarkan Semangat Juang Taruna, Kuatkan Jati Diri Menuju Masa Depan Emas", kegiatan ini diarahkan untuk menanamkan semangat pantang menyerah, disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kecintaan kepada bangsa dan negara.
Sarwo Edy menegaskan, para taruna merupakan generasi yang kelak menentukan wajah Indonesia saat memasuki satu abad kemerdekaan pada 2045.
"Visi Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang bukan hanya pintar, tetapi juga berkarakter. Karena itu kami berkomitmen melahirkan lulusan yang kompeten sesuai bidang keahlian sekaligus memiliki akhlak mulia, disiplin, kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat," jelasnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian latihan dengan penuh kesungguhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


