Revitalisasi Bahasa Jawa Tegal: Cara Dikbud Bentuk Karakter
SUPPORT - Pelaksana tugas kepala Dinas Dikbud Kabupaten Tegal membuka sosialisasi Revitalisasi Bahasa Daerah.-Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup-
SLAWI, radartegal.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal mengambil langkah konkret dalam menjaga keberadaan bahasa daerah. Upaya ini direalisasikan melalui kegiatan sosialisasi program Revitalisasi Bahasa Daerah yang menyasar para tenaga pendidik.
Langkah strategis ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dari sinergi yang telah dibangun sebelumnya bersama Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.
Bahasa Jawa Sebagai Pilar Karakter dan Etika Generasi Muda
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kabupaten Tegal, Winarto, menegaskan bahwa peran bahasa daerah melampaui fungsi alat komunikasi harian. Menurutnya, Bahasa Jawa menyimpan warisan budaya yang kaya akan ajaran moral, etika, dan identitas diri.
"Melalui Bahasa Jawa, anak didik kita belajar soal tata krama, menghormati orang lain, cinta budaya sendiri, dan membangun karakter yang baik," tegas Winarto saat membuka acara sosialisasi tersebut.
BACA JUGA:Nganggo Bahasa Tegalan, Upacara Hari Jadi ke-466 Kota Tegal Kental Nuansa Lokal
Winarto menilai penguatan bahasa ibu di lingkungan sekolah sangat mendesak demi membentuk kepribadian siswa yang santun dan berbudaya di tengah era modernisasi.
Peran Strategis Guru dan Kolaborasi Lintas Sektor
Keberhasilan penyelamatan bahasa daerah membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi ini melibatkan pemerintah, institusi sekolah, tenaga pendidik, hingga orang tua murid di rumah.
Dalam ranah pendidikan formal, guru memegang posisi kunci sebagai ujung tombak perubahan. Interaksi intensif setiap hari menjadikan pendidik sebagai teladan nyata bagi para siswa dalam bertutur kata.
Harapan besarnya, generasi muda dan penutur pemula tidak lagi merasa canggung atau malu menggunakan Bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari.
BACA JUGA:UNIK! Upacara HGN 2025 di MI NU 01 Kaladawa Tegal Pakai Bahasa Jawa
BACA JUGA:Kereen! IPHI Kota Tegal Terjemahkan Alquran ke Dalam Bahasa Tegal
Pembinaan Berkelanjutan Menuju Festival Tunas Bahasa Ibu
Guna memastikan program berjalan optimal, Winarto menginstruksikan para guru peserta sosialisasi untuk segera merancang program pembinaan terstruktur di sekolah masing-masing.
Pendekatan pembinaan tidak boleh bersifat instan atau sekadar formalitas menjelang kompetisi belaka. Upaya pelatihan melestarikan bahasa daerah harus dieksekusi secara konsisten dan terus-menerus sejak dini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




