Revitalisasi TPST Lumpuh, Program Padat Karya Clean Up Day Resmi Digulirkan di Sidapurna Tegal

Revitalisasi TPST Lumpuh, Program Padat Karya Clean Up Day Resmi Digulirkan di Sidapurna Tegal

PKTD - Sejumlah warga Desa Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal melakukan Clean Up Day dalam rangka PKTD, Minggu 19 Juli 2026.-Yeri Noveli-

DUKUHTURI, radartegal.com — Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Desa Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal yang sempat lumpuh total kini mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan ekologis. Guna mengatasi masalah penumpukan limbah domestik yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Desa Sidapurna bersama BUM Desa Sidapurna Jaya menggerakkan ratusan elemen masyarakat untuk turun ke lapangan. Rangkaian aksi gotong royong masif ini dikemas secara berkelanjutan melalui program padat karya bertajuk Clean Up Day.

Aksi lingkungan yang bertajuk Sidapurna Clean Up Day tersebut dilaksanakan dalam rangka optimalisasi anggaran Padat Karya Tunai Desa (PKTD) pada Minggu, 19 Juli 2026. Sejak pukul 07.30 WIB, ratusan warga dari berbagai latar belakang, mulai dari perangkat desa, BPD, Karang Taruna, penggerak PKK, hingga ketua RT dan RW telah berkumpul di area pusat penumpukan.

Momentum ini menjadi titik balik penting bagi pemulihan sistem tata kelola sampah mandiri yang sempat mandek selama beberapa waktu terakhir.

Kepala Desa Sidapurna H. Faizin, menjelaskan bahwa alokasi PKTD tahun ini sengaja dialihkan polanya demi menyelesaikan krisis lingkungan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya anggaran padat karya lebih banyak diserap untuk pembersihan saluran irigasi pertanian, kali ini pemerintah desa memilih berfokus membenahi kawasan inti TPST.

BACA JUGA: Sukses Tekan Volume Sampah, Pemkot Tegal Beri Penghargaan untuk Sekolah dan Kantor Terbersih

BACA JUGA: ASN Sekretariat DPRD Kota Tegal Wajib Olah Sampah dari Rumah

Melalui gerakan Clean Up Day, otoritas desa ingin memulihkan kembali fungsi utama TPST sebagai pusat pemilahan dan pengolahan limbah yang andal bagi kenyamanan warga sekitar. Volume tumpukan sampah yang telah melampaui batas kapasitas tampung bangunan membuat BUM Desa Sidapurna Jaya mengambil langkah taktis.

Otoritas pengelola menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal untuk mengerahkan bantuan armada truk pengangkut. Sisa-sisa gunungan sampah yang mengeras diangkut secara bertahap menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Penujah agar tata ruang di dalam TPST Sidapurna dapat ditata ulang dari hulu ke hilir.

Direktur Utama BUM Desa Sidapurna Jaya Fajrul Falah menyatakan bahwa agenda Clean Up Day lahir dari komitmen jajaran pengurus baru untuk menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi hijau desa. Pengelolaan sampah yang tertata dinilai tidak hanya mampu mengurai kekumuhan lingkungan, melainkan juga berpotensi membuka lapangan kerja baru lewat sistem daur ulang serta pembuatan produk kerajinan bernilai ekonomis.

Gerakan padat karya ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Camat Dukuhturi Darmawan, serta jajaran personil Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Hingga resmi ditutup pada pukul 16.00 WIB, target sterilisasi lahan luar TPST dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala operasional.

BACA JUGA: Wali Kota Tegal dan Wakilnya Hadiri Rakor Bersama KPK: Bahas LP2B dan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Jateng

BACA JUGA: Diduga Akibat Bakar Sampah, Ponpes di Lebaksiu Tegal Terbakar Dini Hari

Pemerintah Desa Sidapurna berkomitmen agar esensi dari gerakan Clean Up Day ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, melainkan tumbuh menjadi budaya hidup bersih yang melekat pada karakter harian warga Pantura. Keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat menjadi bukti konkret bahwa sinergi gotong royong merupakan modal sosial terbesar dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan di tingkat pedesaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: