Pembangunan Batalyon TP di Suradadi Dukung Pangan Tegal
BATALYON TP- Pemerintah Kabupaten Tegal mendukung penuh pelaksanaan pembangunan Batalyon TP di Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi untuk memperkuat ketahanan pangan warga.-Istimewa-
SURADADI, radartegal.com — Pemerintah Kabupaten Tegal menyatakan dukungan penuh terhadap realisasi proyek strategis nasional berupa pembangunan Batalyon TP (Teritorial Pembangunan) yang berlokasi di Desa Harjasari, Kecamatan SURADADI. Kehadiran satuan baru milik TNI ini dinilai sangat krusial dalam memperkuat ketahanan pangan regional serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara masif di wilayah pesisir Pantura Kabupaten Tegal.
Dukungan tersebut mengemuka secara resmi saat Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mendampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat meninjau langsung bagaimana progres pembangunan Batalyon TP di Desa Harjasari, Senin 22 Juni 2026. Proyek besar yang mengintegrasikan fungsi pertahanan militer dengan pemberdayaan wilayah urban ini diharapkan membawa dampak positif jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga sekitar.
Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat menjelaskan bahwa satuan ini dibentuk dengan visi yang sangat humanis dan berorientasi pada masyarakat. Selain menjalankan fungsi utama di bidang pertahanan dan keamanan negara, para prajurit yang bertugas di kompi tersebut juga dibekali keahlian kompi produksi untuk membantu peningkatan produktivitas pertanian serta sektor agraria daerah.
"Tugasnya nanti dia akan membantu pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan produksi pangan yang ada, selain untuk fungsi pengamanan dan fungsi pertahanan. Harapannya jelas bisa membantu pemerintah setempat, membantu wilayah untuk meningkatkan ketahanan pangan yang ada di wilayah Tegal," ujar Achiruddin saat memberikan keterangan resmi di lokasi peninjauan lapangan.
BACA JUGA: TNI Gerebek Tempat Jual Beli Obat Ilegal di Lebaksiu Tegal, Tiga Orang Diciduk, Lapak Dibongkar
BACA JUGA: Kisah Kartini Masa Kini Agnes: Driver Ojol Slawi yang Sukses Antar Anak Jadi TNI
Selain berfokus pada sektor pertanian dan pemenuhan pangan, kehadiran ratusan personel militer ini dinilai akan menciptakan episentrum perputaran ekonomi baru di wilayah Kecamatan Suradadi. Aktivitas harian dari prajurit diproyeksikan langsung mendongkrak daya beli masyarakat setempat melalui pemenuhan kebutuhan barang, logistik, dan jasa yang bersumber dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik warga.
Pihak TNI memastikan bahwa keberadaan pangkalan ini tidak akan menutup diri dari interaksi sosial, melainkan membaur aktif dan menghidupkan warung-warung kecil serta pasar tradisional melalui sirkulasi pendapatan prajurit.
Saat ini, proyek infrastruktur militer ini berdiri di atas lahan milik Perhutani seluas 51 hektare dengan realisasi fisik bangunan yang saat ini telah mencapai kisaran 15 hingga 20 persen. Tahap pertama dari pembangunan barak utama ditargetkan dapat rampung total pada Agustus 2026 mendatang.
Sementara itu, sekitar 500 personel TNI dijadwalkan sudah mulai memasuki wilayah Kabupaten Tegal pada akhir Juni 2026 ini untuk menempati area transit sementara.
BACA JUGA: Ngaku Perwira, TNI Gadungan di Brebes Diamankan saat Berada di Warung Makan
BACA JUGA: TNI Bangun Jembatan Bailey dan Armco untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang Pulosari Pemalang
FAQ Pembangunan Batalyon TP di Suradadi Tegal
Berikut adalah sejumlah informasi penting dan berkala terkait proyek pengadaan satuan baru TNI di wilayah Kabupaten Tegal:
Di mana lokasi persis pelaksanaan pembangunan satuan militer baru ini?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

