Bupati Tegal Acungi Jempol Pengelolaan Hewan Kurban Lazisnu
SIMBOLIS - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman secara simbolis serahkan hewan kurban kepada Lazisnu untuk dikelola.-istimewa-
SLAWI, radartegal.com - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memberikan acungan jempot atas pengelolaan hewan kurban Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal.
Apresiasi ini diberikan lantaran jumlah hewan kurban yang diterima Lazisnu PCNU Kabupaten Tegal pada Idul Adha tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Meski demikian, bupati berpesan kepada Lazisnu PCNU Kabupaten Tegal ihwal pentingnya ketepatan sasaran dalam pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pesan itu disampaikan saat bupati menyalurkan hewan kurban berupa satu ekor sapi melalui Lazisnu PCNU Kabupaten Tegal di Gedung PCNU Kabupaten Tegal, Kamis 28 Mei 2026.
BACA JUGA:300 Pelaku UMKM di Tegal Raya Dibekali Transparansi Pengelolaan Keuangan Negara
BACA JUGA:Truk Ekspedisi J&T Cargo Terbakar di Tegal, Sejumlah Barang Rusak
Pengelolaan Hewan Kurban Lazisnu Kabupaten Tegal
Menurut Ischak peningkatan jumlah hewan kurban yang diterima Lazisnu tahun ini, sebagai bukti tumbuhnya kepercayaan masyarakat, donatur, dan instansi terhadap lembaga tersebut.
"Peningkatan ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat, para donatur, maupun instansi untuk mempercayakan penyaluran hewan kurbannya melalui lembaga ini semakin tinggi," ujar Ischak.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong seluruh panitia yang rela meluangkan waktu libur bersama keluarga demi memastikan pelaksanaan kurban berjalan lancar dan distribusi daging sampai ke tangan yang berhak.
"Pendistribusian daging kurbannya nanti harus dipastikan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima," pesan Ischak.
BACA JUGA:Sapi Kurban Jumbo 1,3 Ton Tumbang, Jagal Profesional Banyumas Beraksi di Adiwerna Tegal
Senada dengan bupati, Sekretaris PCNU Kabupaten Tegal Ahmad Saiful Bahri menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.
"Tunjukkan bahwa kita itu amanah menjalankan titipan dengan sebaik-baiknya dan kita distribusikan kurban ini kepada mereka yang berhak," ujar Saiful.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

