Kota Tegal Naik Peringkat ke-9 Hasil Championship TP2DD 2025
SAMBUTAN - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan sambutan dalam HLM P2DD, Selasa (26/5/2026)--
TEGAL, radartegal.com - Kota Tegal berhasil menduduki peringkat ke-9 atas kinerja pada 2024 dalam Championship Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2025. Peringkat itu, naik cukup signifikan setelah sebelumnya hanya berada di urutan 27 dari 30 kota se- Jawa dan Bali.
Itu, terungkap saat digelarnya High Level Meeting (HLM) Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Gedung Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, Selasa, 26 Mei 2026. Hadir dalam kegiatan, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tazkiyatul Muthmainmah.
Selain itu, juga dihadiri Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono, jajaran kepala OPD. Pada kegiatan itu, juga menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia Tegal dan Bank Jateng Cabang Koordinator Tegal dan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari Tim Satgas P2DD, Tim Satgas PAD, UPPD Samsat, kepala OPD, camat, bidang teknis OPD pendapatan, hingga administrator KKPD.
Dalam pertemuan itu, juga terungkap jika Pemkot Tegal mencatat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga April 2026 sebesar 15,99 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Pertumbuhan tersebut didukung kenaikan pajak daerah sebesar 24,30 persen dan retribusi daerah 22,93 persen.
BACA JUGA: Pemkot Tegal Sinau Pengolahan Sampah ke Yogyakarta
BACA JUGA: Atasi Persoalan Sampah di Tegal, Pemkot Lakukan Hal Ini
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya menegaskan, transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, pemerintah daerah harus semakin adaptif, responsif, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Digitalisasi bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga tentang perubahan budaya kerja. Kita harus membangun pemerintahan yang cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” kata Dedy Yon.
Selanjutnya, Dedy Yon meminta seluruh OPD menjaga konsistensi indeks ETPD dan terus memperkuat inovasi pelayanan berbasis digital. Dirinya juga mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam peningkatan kinerja digitalisasi transaksi daerah.
Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tegal, Siswoyo, menyampaikan, HLM P2DD menjadi langkah strategis. Untuk mengevaluasi kinerja digitalisasi transaksi daerah sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).
BACA JUGA: 5 Prioritas Pembangunan Senilai Rp142 Miliar Diusulkan Pemkot Tegal ke Provinsi
BACA JUGA: Komitmen Dukung Pemberantasan Narkotika di Tegal, Pemkot Teken Mou dengan BNN
“Pemerintah Kota Tegal berkomitmen mempercepat digitalisasi transaksi keuangan daerah. Guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien,” ujar Siswoyo dalam laporannya.
Menurut Siswoyo, keberhasilan percepatan digitalisasi daerah tidak lepas dari sinergi Tim Satgas P2DD Kota Tegal. Bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bank Jateng selaku bank RKUD.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

