Pembayaran Hasil Lelang Ikan Delay, HNSI Desak Pembenahan Pengelolaan TPI di Tegal

Pembayaran Hasil Lelang Ikan Delay, HNSI Desak Pembenahan Pengelolaan TPI di Tegal

Audiensi DPC HNSI dengan DPRD Kota Tegal--

TEGAL, radartegal.com - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mendesak adanya pembenahan dalam pengelolaan tempat pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Pelabuhan Tegal. Pasalnya, para pemilik kapal kerap mengalami keterlambatan pembayaran hasil lelang.

Itu, disampaikan Ketua DPC HNSI Kota Tegal Eko Susanto saat beraudiensi dengan Komisi II DPRD, Selasa, 19 Mei 2026. Audiensi dipimpin langsung Ketua Komisi Zaenal Nurrohman dan dihadiri pimpinan OPD terkait. 

Menurut Eko, pengelolaan TPI berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP). Karenanya, pihaknya berharap dinas tidak hanya mengurusi retribusi saja, melainkan juga semua hal yang berkaitan dengan TPI.

"Kondisi TPI saat ini tidak lagi seramai dulu, karena jumlah kapal yang melakukan lelang semakin berkurang," jelasnya.

BACA JUGA: Tiga Raperda Dibahas, DPRD Kota Tegal Gelar Publik Hearing

BACA JUGA: Minta Kejelasan Regulasi dan Kenaikan Tarif, Pengendara Ojol di Tegal Temui DPRD Kota Tegal

Menurut Eko, persoalan lain muncul saat para pemilik kapal kerap mengalami keterlambatan dalam pembayaran hasil lelang. Tidak hanya satu atau dua hari, bahkan ada yang baru menerima pembayaran setelah dua bulan.

"Karenanya, kami meminta agar ada pembenahan internal. Agar kedepannya tidak ada lagi keterlambatan pembayaran," ujarnya.

Kepala DKPPP Cucuk Daryanto mengatakan memang memang benar ada kendala dalam proses pembayaran hasil lelang dan sudah berlangsung lama. Kendala itu, disebabkan salah satunya pembayaran yang terlambat dari pedagang ikan yang memenangkan lelang.

"Kami juga sudah mencoba memfasilitasi terkait dengan dana tersebut dengan bekerjasama dengan BPR. Kita dorong agar BPR memberikan kredit dengan persyaratan yang ringan, namun, dari 65 pedagang ternyata hanya 7 yang menggunakan fasilitas tersebut," ujarnya.

BACA JUGA: Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal Digelar, Ini Tiga Agendanya

BACA JUGA: Anggaran Tak Sebanding dengan Tugas Petugas Posyandu, Anggota DPRD Kota Tegal Prihatin

Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Zaenal Nurrohman mengatakan dari hasil audiensi, pihaknya meminta agar ada pembenahan di internal TPI. Serta meningkatkan koordinasi yang baik lagi.

"Dengan begitu, harapannya ada perbaikan di SDM dan sistemnya," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: