Antisipasi Aksi Mayday di Tegal, Polisi Gelar TFG dan Simulasi
TFG - Guna mengantisipasi aksi Mayday dan kegiatan masyarakat, Polres Tegal Kota menggelar TFG dan Simulasi penanganan aksi--
TEGAL, radartegal.com - Meski belum ada yang akan menggelar aksi, jajaran Polres TEGAL Kota melakukan langkah antisipasi dalam menghadapi perkembangan dinamika saat peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) di Kota TEGAL. Itu, dilakukan salah satunya melalui Tactical Floor Game (TFG) dan simulasi penanganan aksi.
Usai kegiatan TFG, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, kegiatan digelar guna menyamakan persepsi. Serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini kami gelar dalam rangka kesiapsiagaan dan mitigasi. Kami menyamakan persepsi antara Polres dan stakeholder, sehingga setiap kegiatan masyarakat dapat dilayani dengan pola yang sama dan terkoordinasi,” katanya.
Sebab, kata Kapolres, sinergi antar petugas di lapangan merupakan kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif. Utamanya, saat kegiatan masyarakat melibatkan massa dalam jumlah besar.
BACA JUGA: Buruh di Brebes Gelar Aksi Demo Tuntut Penerapan UMSK 2026
BACA JUGA: Tuntut Kenaikan Upah, Buruh di Brebes Geruduk KPT Brebes
Selain itu, ujar Kapolres, kegiatan juga dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi peringatan hari Buruh Internasional atau Mayday maupun agenda masyarakat lainnya. Meskipun, sejauh ini belum ada pihak-pihak yang berencana akan menggelar aksi.
“Simulasi ini untuk memastikan seluruh personel memahami peran dan langkah yang harus dilakukan di lapangan,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, hingga saat ini, situasi wilayah Kota Tegal masih cukup kondusif. Tidak terdapat titik rawan yang signifikan.
Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono mengatakan kegiatan itu, merupakan niat baik dari instansi Kepolisian, Pemkot dan Forkopimda untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kalau mereka ingin menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan, maka dilindungi Undang-undang.
"Niat baik dari semua unsur termasuk Pemerintah Kota Tegal ini jangan sampai disalah artikan. Dengan melakukan tindakan-tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



