Rela Perih Tanpa Pamrih, 18 Relawan Kebencanaan Pemalang Terima Penghargaan

Rela Perih Tanpa Pamrih, 18 Relawan Kebencanaan Pemalang Terima Penghargaan

--

PEMALANG. radartegal.com – Sebanyak 18 relawan kebencanaan Pemalang terima penghargaan. Apresiasi tersebut diberikan karena mereka rela perih tanpa pamrih.

Penyerahan piagam penghargaan kepada 18 relawan kebencanaan Pemalang dilangsungkan dalam kegiatan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang di Aula Balai Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, Jumat 10 April 2026. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan Belanja Tidak Terduga (BTT).

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh relawan, organisasi kebencanaan, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dengan tenaga, waktu, dan pengorbanan demi misi kemanusiaan.

Menurutnya, pengabdian penanggulangan bencana merupakan tugas mulia yang tidak hanya berdampak bagi masyarakat, tetapi juga bernilai ibadah.

BACA JUGA:Dipimpin Bupati, Gerakan KORVE di Pemalang Dimulai

BACA JUGA:Cegah Luapan Rob Kali Sembilangan Pemalang, Warga Kaliprau Kerja Bakti

Ia mengungkapkan rasa syukur karena relawan dari Kabupaten Pemalang tetap aktif membantu penanganan bencana, tidak hanya di wilayah sendiri, tetapi juga hingga ke kabupaten tetangga dan luar provinsi.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi luar biasa para relawan. Ini adalah bukti nyata tingginya nilai kesetiakawanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Bupati juga menyoroti bahwa meskipun Kabupaten Pemalang masih menghadapi sejumlah bencana, terutama dalam periode menjelang Ramadan hingga Syawal, semangat para relawan tidak pernah surut.

Ia mengakui keterbatasan dalam pelayanan pemerintah masih menjadi tantangan. Namun dedikasi relawan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran pemerintah, baik di tingkat kecamatan maupun desa, untuk terus bersinergi dalam melayani masyarakat.

BACA JUGA:Mulai 10 April 2026 Pemkab Pemalang Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Unit yang Tetap WFO

BACA JUGA:Pengurus Baru KKG PAI SD Pemalang Dilantik, Komitmen Cetak Generasi Berakhlakul Karimah

Anom menegaskan pentingnya penguatan penanganan kebencanaan, termasuk melalui alokasi anggaran khusus, peningkatan infrastruktur, serta edukasi dan mitigasi risiko bencana kepada masyarakat.

Menurutnya, setiap bencana menjadi pelajaran berharga bahwa kesiapsiagaan harus menjadi prioritas utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait