Evaluasi Kinerja Pemprov: DPRD Jateng Bentuk Pansus LKPJ 2025

Evaluasi Kinerja Pemprov: DPRD Jateng Bentuk Pansus LKPJ 2025

BENTUK PANSUS- DPRD Provinsi Jawa Tengah resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. -ISTIMEWA-

radartegal.com– DPRD Provinsi Jawa Tengah resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Langkah ini diambil sebagai komitmen legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap realisasi program kerja yang dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng sepanjang tahun lalu.

Pansus Targetkan Rekomendasi Tajam

Pembentukan Pansus disahkan dalam Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang. Berdasarkan hasil kesepakatan, Tugiman (Fraksi PKS) terpilih sebagai Ketua Pansus, didampingi I Putu Dody (Fraksi Partai Demokrat) sebagai Wakil Ketua.

Ketua DPRD Jateng Sumanto, menegaskan bahwa Pansus akan bekerja cepat menelaah dokumen pertanggungjawaban untuk memberikan catatan kritis dan rekomendasi objektif.

“LKPJ 2025 ini akan kita kritisi melalui Pansus. Tujuannya jelas, memberikan catatan perbaikan untuk pelaksanaan anggaran tahun 2026 agar lebih efisien dan tepat sasaran,” tegas Sumanto.

BACA JUGA: Manfaatkan Momen Lebaran, Ketua DPRD Jateng Sumanto Dorong UMKM Tingkatkan Penjualan

BACA JUGA: Konsisten Pentaskan Wayang Kulit, Komite Seni Budaya Nusantara Puji Ketua DPRD Jateng Sumanto

Ia menambahkan, evaluasi ini sangat penting untuk memastikan setiap rupiah APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Capaian Makro dan Fokus Infrastruktur

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dalam paparannya menyampaikan bahwa kinerja pembangunan tahun 2025 masih berorientasi pada penguatan infrastruktur.

Kebijakan ini merupakan turunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang disinergikan dengan 35 kabupaten/kota di Jateng.

Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, di antaranya:

  • Penurunan Kemiskinan: Angka kemiskinan turun dari 9,58% menjadi 9,37%.
  • Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai 5,37%, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.

BACA JUGA: Jadi Rujukan Jawa Tengah, Pemkab Tegal Bagikan Strategi Pelayanan Publik Predikat A ke Komisi A DPRD Jateng

BACA JUGA: Ramadan 2026: Ketua DPRD Jateng Sumanto Sebut Ekonomi Rakyat Meningkat Signifikan

"Capaian ini adalah buah kolaborasi antara Pemprov, Pemkab/Pemkot, dan dukungan penuh dari DPRD Jateng," ujar Luthfi.

Evaluasi Bantuan Sosial dan Target 2026

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait