Heboh di Medsos! Wanita Berbuat Tak Pantas di Pentas Dangdut Batang, Polisi Ungkap Hal Ini

Heboh di Medsos! Wanita Berbuat Tak Pantas di Pentas Dangdut Batang, Polisi Ungkap Hal Ini

HEBOH- Heboh video wanita berbuat tak pantas di pentas Dangdut Batang, warga diminta bijak dalam menggunakan media sosial. Terutama dalam menyebarkan konten yang bersifat sensitif.--

radartegal.com – Sebuah insiden mengejutkan mewarnai kegiatan halal bihalal di Kabupaten Batang. Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video viral seorang wanita berbuat tak pantas dengan berjoget tanpa busana di sela hiburan musik dangdut di Dukuh Banaran, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Sabtu sore 28 Maret 2026.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat acara hiburan dilaporkan hampir berakhir. Menanggapi kegaduhan tersebut, pihak pemerintah desa dan kepolisian langsung memberikan klarifikasi resmi.

Klarifikasi Kades: Bukan Warga Gunungsari

Kepala Desa Gunungsari Tutur Budiyono, menegaskan bahwa sosok wanita yang berbuat tak pantas dalam video tersebut bukanlah warga desanya. Berdasarkan penelusuran internal, perempuan tersebut diketahui merupakan warga Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal.

"Kami tidak mengetahui langsung saat kejadian karena posisi kami ada di panggung utama. Lokasi insiden itu berada sekitar 20 meter dari pusat kegiatan, tepatnya di jalur menuju arah Jambangan," ujar Tutur saat dikonfirmasi, Minggu 29 Maret 2026 seperti dikutip dari Disway Jateng.

BACA JUGA: Hindari Motor, Truk Tronton Terguling di Jalan Nasional Batang: Satu Warga Meninggal Dunia

BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Pemalang-Batang KM 361: Bus Tabrak 5 Mobil

Pihak panitia sendiri mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah potongan videonya ramai diperbincangkan di media sosial.

Diduga Mengalami Masalah Psikologis

Camat Bawang Suratno membenarkan adanya insiden tersebut namun menekankan bahwa aksi itu terjadi setelah konser dangdut selesai. Senada dengan Camat, pihak terkait menduga adanya faktor gangguan kondisi psikologis pada individu yang bersangkutan.

Oleh karena itu, penanganan kasus ini lebih diarahkan pada pendekatan sosial dan kemanusiaan daripada jalur hukum murni.

Imbauan Polisi: Stop Sebar Konten Sensitif

Kapolsek Bawang AKP Slamet menyatakan bahwa pengamanan sebenarnya telah dilakukan secara maksimal selama acara berlangsung. Namun, karena insiden terjadi di luar pantauan langsung dan di luar waktu utama acara, petugas tidak sempat melakukan pencegahan di lokasi.

BACA JUGA: Tim FKIP UPS Tegal Serbu Alun-Alun Batang dalam Roadshow PMB 2026

BACA JUGA: Kronologi 3 Warga di Batang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh Diterjang Angin Kencang

"Kami sudah melakukan pengamanan, tetapi kejadian di luar pantauan. Kami mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial dan tidak menyebarluaskan konten yang tidak pantas tersebut," tegas AKP Slamet.

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa penyebaran konten sensitif dapat berdampak buruk, baik bagi privasi individu yang bersangkutan maupun kondusivitas lingkungan sosial masyarakat Batang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait