Target 150 KK Pindah Sebelum Lebaran, Bupati Tegal Terima Kunci Huntara Padasari dari PUPR
TERIMA KUNCI- Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, secara resmi menerima penyerahan kunci Hunian Sementara (Huntara) dari Kementerian PUPR pada Selasa 17 Maret 2026.-ISTIMEWA-
SLAWI, radartegal.com – Harapan warga terdampak bencana di Desa Padasari untuk merayakan Idulfitri di hunian yang lebih layak mulai menemui titik terang. Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, secara resmi menerima penyerahan kunci Hunian Sementara (Huntara) dari Kementerian PUPR pada Selasa 17 Maret 2026.
Acara yang berlangsung khidmat di tengah suasana Ramadan ini juga dibarengi dengan penyaluran bantuan untuk API Tarbiyatul Umah Padasari. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud beserta jajaran Forkopimda.
Target Relokasi Pengungsi Sebelum Lebaran
Bupati Ischak menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Fokus utama saat ini adalah memindahkan warga dari pengungsian komunal ke Huntara yang lebih manusiawi.
"Kami terus melakukan monitoring langsung. Targetnya, minimal 150 Kepala Keluarga (KK) yang saat ini masih di pengungsian bisa segera menempati Huntara sebelum Lebaran," ujar Bupati Ischak.
BACA JUGA: Harapan Baru di Padasari Tegal: Santri Korban Bencana Dapat Beasiswa Mondok 4 Bulan
BACA JUGA: Korban Tanah Bergerak Padasari Tegal Dapat Bantuan Sarung hingga Sandal untuk Lebaran 2026
Poin Utama Penanganan Huntara Tegal:
- Kebutuhan Total: Lebih dari 900 unit.
- Tahap Awal: Tersedia 456 unit dari Kementerian PUPR.
- Prioritas: Warga di pengungsian komunal dengan kondisi paling rentan.
- Progres: Pengerjaan dikebut hingga mendekati hari raya.
Solusi Jangka Panjang: Hunian Tetap (Huntap)
Meskipun Huntara mulai diserahkan, Bupati menjelaskan bahwa ini hanyalah solusi transisi. Pemkab Tegal tengah mengkaji skema Reforma Agraria untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap).
Beberapa lokasi yang sedang dipertimbangkan meliputi wilayah Bojong dan eks lahan HGU yang dinilai aman dari risiko bencana geologi (tanah bergerak).
"Ini penting agar masyarakat bisa hidup tenang secara berkelanjutan di lokasi yang aman," tegas Ischak.
Apresiasi untuk Kementerian PUPR
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal Afif menambahkan bahwa meskipun pembangunan belum 100% lengkap, koordinasi dengan pusat berjalan sangat responsif. Proses pemindahan warga akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan fasilitas dasar di lokasi Huntara.
Kegembiraan juga dirasakan oleh Nur Halimah, 35 tahun, salah satu penerima kunci.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




