Konflik Timur Tengah Memanas, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tegal Ungkap Hal Ini

Konflik Timur Tengah Memanas, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tegal Ungkap Hal Ini

BELUM BERDAMPAK-Agus Seri memastikan bahwa hingga saat ini konflik Timur Tengah belum berdampak pada persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tegal, Kamis 5 Maret 2026.-Meiwan Dani Ristanto-

TEGAL, radartegal.com – Memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi perhatian serius bagi calon jamaah asal Indonesia. Menanggapi kekhawatiran masyarakat, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tegal memberikan jaminan bahwa proses penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana.

Kepala Kantor Haji dan Umrah Kota Tegal Agus Seri menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada dampak signifikan terhadap persiapan keberangkatan jamaah menuju Tanah Suci untuk musim haji 1447 Hijriah.

Persiapan Haji 2026 Tetap On-Track

Pemerintah, menurutnya terus melakukan pemantauan intensif terhadap dinamika keamanan global, termasuk ketegangan yang melibatkan sejumlah negara besar di kawasan tersebut.

“Pemerintah terus memantau situasi di Timur Tengah. Namun, sampai saat ini persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah tidak terpengaruh. Semua tetap berjalan normal,” ujar Agus saat ditemui di kantornya, Kamis 5 Maret 2026.

BACA JUGA: Imbas Perang Iran-Israel: 50 Ribu Sarung Tegal Gagal Kirim ke Afrika

BACA JUGA: Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Brebes Akhmad Nizam Resmi Dilantik

Imbauan bagi Jamaah Umrah di Arab Saudi

Bagi warga Kota Tegal yang saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah, Agus meminta agar keluarga di tanah air tetap tenang. Pihak otoritas Indonesia di Arab Saudi telah melakukan langkah-langkah perlindungan:

  • Koordinasi Intensif: Pemerintah RI terus bersinergi dengan otoritas Arab Saudi guna menjamin keselamatan jamaah.
  • Imbauan Ketenangan: Jamaah diminta tidak terpengaruh informasi hoax dan tetap fokus beribadah.
  • Prioritas Keselamatan: Biro penyelenggara (PPIU) diingatkan untuk tidak memaksakan keberangkatan jika kondisi di lapangan dinilai berisiko.

Teknis Pendataan Jamaah Umrah

Mengenai jumlah pasti jamaah asal Kota Tegal yang saat ini berada di Arab Saudi, Agus menjelaskan bahwa data tersebut dikelola langsung oleh masing-masing Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

"Karena umrah dikelola oleh biro perjalanan yang cabangnya tersebar luas, data real-time ada pada mereka. Namun, kami tetap berkoordinasi secara makro untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh jamaah Indonesia," tambahnya.

BACA JUGA: Alhamdulillah! Kuota Haji Brebes Tahun Ini Bertambah, Jadi 1.296 Jemaah

BACA JUGA: Buka Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tegal 2026, Wabup Sampaikan Pesan Penting Ini

Harapan Menjelang Ramadan 2026

Mengingat momentum bulan Ramadan 2026 akan segera tiba, antusiasme warga untuk umrah diprediksi akan meningkat tajam. Stabilitas keamanan di Timur Tengah menjadi harapan besar agar masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk.

"Kami semua berdoa agar situasi segera kondusif, apalagi antusiasme umrah saat Ramadan biasanya sangat tinggi. Semoga penyelenggaraan haji beberapa bulan ke depan juga lancar tanpa hambatan," tutup Agus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait