Jelang Arus Mudik, Polisi Petakan Daerah Rawan Kemacetan dan Kecelakaan di Brebes
Jelang mudik lebaran nanti, Satuan Lalu Lintas Polres Brebes memetakan daerah rawan kecelakaan dan macet.(Istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Jelang mudik lebaran nanti, Satuan Lalu Lintas Polres Brebes memetakan daerah rawan kecelakaan dan macet. Sejumlah langkah antisipasi juga telah disiapkan oleh pihak kepolisian.
Kepala Satlantas Polres Brebes, AKP Zaenurrozak menjelaskan pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah dalam mengamankan arus mudik lebaran. Ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kepadatan kendaraan saat arus mudik.
Dalam hal ini, pihaknya juga telah memetakan daerah yang rawan terjadi kemacetan dan rawan kecelakaan. Salah satunya, daerah yang rawan terjadi kemacetan berada di jalur Pantura.
Di jalur pantura mulai dari Losari ke arah timur, ada salah satu pasar yang rawan terjadi kemacetan dan berpotensi hambat arus mudik. Pasar tersebut yakni, Pasar Bulakamba Brebes. Pasar ini berada persis di pinggir pantura dan banyak aktifitas pedagang maupun warga yang mengganggu jalan.
BACA JUGA: Dua Pengendara Tewas Usai Alami Kecelakaan di Brebes
BACA JUGA: Korban Kecelakaan Didominasi Usia Produktif, Polisi Ajak Pelajar di Tegal Tertib Berlalu Lintas
"Pemetaan kami bersama Dishub terdapat beberapa titik kemacetan. Di antaranya Pasar Bulakamba. Disitu ada penjual yang memakan bahu jalan. Kami akan koordinasi dengan pihak Pasar dan Satpol PP Brebes, agar aktifitas pedagang lebih tertib tidak mengganggu," jelasnya.
Selain pantura, pasar tradisional di Desa Linggapura Tonjong Brebes juga berpotensi hambat lalu lintas. Pasar ini berada di pinggir jalur utama Pejagan - Banyumas dan bertepatan di area bottle neck (jalan menyempit).
Untuk daerah rawan kecelakaan, kata dia, berada di jalur Pantura. Hal ini karena jalur pantura di Brebes merupakan titik lelah pengemudi saat berkendara dari Jakarta. "Jalur rawan kecelakaan juga di Pantura Bulakamba. Kita akan patroli rutin di semua tempat rawan kecelakaan," katanya.
Dia menambahkan, selain itu dirinya juga meminta para pemudik nanti untuk mewaspadai daerah rawan banjir. Saat musim hujan ada wilayah yang selalu terdampak banjir bila turun hujan, yakni Ketanggungan.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut Terjadi di Brebes: Mobil Pick Up Pembawa Telur Asin Hantam 8 Motor, 1 Orang Tewas
BACA JUGA: Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan di Exit Tol Krapyak, Posko DVI di RS Kariadi Disiapkan
"Banjir di Ketanggungan kerap merendam jalan utama pengubung Pejagan - Banyumas," imbuhnya.
Sementara, untuk jalur alternatif masih ditemukan jalan dengan kondisi rusak. Jalan di Desa Bulakelor rusak dengan aspal terkelupas dan berlubang. Meski bukan jalan utama, jalur ini menjadi jalan alternatif bila diberlakukan one way di jalur Pejagan - Banyumas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


