70 Jiwa Terdampak Tanah Bergerak di Brebes Masih Mengungsi
Hingga Sabtu 21 Februari 2026 lalu, sedikitnya ada 70 warga Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog yang masih mengungsi akibat bencana tanah bergerak.(Istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Hingga Sabtu 21 Februari 2026 lalu, sedikitnya ada 70 warga Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog yang terdampak bencana tanah bergerak di Brebes hingga saat ini masih mengungsi. Data tersebut dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes.
Koordinator Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Posko Bumiayu, Budi Sujatmiko bencana tanah bergerak yang terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026 lalu di Sridadi masih dirasakan oleh masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari masih ada warga yang mengungsi di tempat yang lebih aman.
"Bencana tanah bergerak ini terjadi di Dukuh Bojongsari RT 03, 04 RW 03 Desa Sridadi Kecamatan Sirampog," ujarnya, Minggu 22 Februari 2026.
Dia menyebutkan, dari 70 jiwa tersebut saat ini mengungsi di Ponpes Al Munawir. Di mana, bencana tanah bergerak tersebut menyebabkan 143 rumah yang berada di Desa Sridadi terdampak.
BACA JUGA: Tinjau Huntara Korban Tanah Gerak di Tegal, Ahmad Luthfi Pastikan Hunian Siap Dihuni Sebelum Lebaran
"Untuk dominasi rumah yang terdampak ini kebanyakan semi permanen," dia menjelaskan.
Dari jumlah 143 rumah yang terdampak, rinciannya rusak berat 38 rumah dan rusak sedang 105 rumah. Sementara itu fasilitas umum juga ada beberapa yang mengalami rusak berat dan ringan.
"Ada satu mushala yang rusak berat dan ringan ada juga masjid yang rusak ringan dan TPW atau PAUD yang rusak berat," terangnya.
Sementara untuk jiwa yang terdampak, dia menyebutkan ada 176 Kepala Keluarga (KK) atau 546 jiwa yang terdampak bencana tanah bergerak. Jumlah tersebut terdiri dari 270 laki-laki dan 266 perempuan.
"Untuk korban balita ada 53 orang, anak-anak 105 orang, lansia 46 orang dan dewasa 341 orang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

