Update Terbaru Bencana Padasari Tegal, Monitoring dan Penanganan Diperketat
EVAKUASI - Personel Polres Tegal terus bersinergi amankan barang warga korban bencana tanah bergerak Desa Padasari Tegal.-Hermas Purwadi-
SLAWI, radartegal.com— Jajaran Polres Tegal bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Tegal memperketat monitoring serta penanganan bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Memasuki periode 19–20 Februari 2026, fokus utama petugas adalah evakuasi warga dan pengamanan aset di lokasi terdampak.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di lapangan bertujuan untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mencegah potensi tindak pidana di rumah-rumah yang ditinggalkan pengungsi bencana Padasari Tegal.
Data Kerusakan Bencana Desa Padasari
Berdasarkan pendataan terbaru hingga Jumat 20 Februari 2026, pergerakan tanah yang masih aktif telah berdampak signifikan pada infrastruktur di RW 01 hingga RW 04. Berikut rinciannya:
- Kerusakan: 405 Unit (berat), 190 Unit (sedang), 96 Unit (ringan).
- Fasilitas Umum: Sekolah, Mushola, Jembatan, Irigasi
- Total Rumah Terdampak: 900 Unit (Termasuk tambahan data desa)
- Selain bangunan, sektor peternakan juga terpukul dengan total 2.346 ekor hewan ternak yang ikut terdampak akibat rusaknya kandang dan akses pakan.
BACA JUGA: Jemput Bola Adminduk: Disdukcapil Bantu Warga Terdampak Tanah Bergerak Padasari Tegal
BACA JUGA: Tinjau Lokasi Tanah Bergerak Padasari Tegal, Ketua MPR RI: Kami Datang Bawa Simpati dan Sayang
Kondisi Pengungsian dan Distribusi Logistik
Saat ini, sebanyak 2.227 jiwa (726 KK) telah dievakuasi ke titik-titik aman. Lokasi pengungsian bencana Padasari Tegal tersebar mulai dari rumah kerabat, majelis taklim, sekolah, hingga pondok pesantren di desa sekitar yang lebih stabil.
Upaya Tanggap Darurat yang Sedang Berjalan:
- Keamanan: Patroli rutin Polres Tegal di zona merah untuk menjaga properti warga.
- Kesehatan: Penyiapan posko pelayanan kesehatan terpadu bagi pengungsi.
- Logistik: Distribusi bantuan dilakukan melalui sistem satu pintu untuk memastikan pemerataan.
- Huntara (Hunian Sementara): Pembangunan Huntara seluas 4,7 hektare di Desa Capar yang ditargetkan selesai pada 15 Maret 2026.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah susulan. Ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," ujar AKBP Bayu Prasatyo.
BACA JUGA: Ketua MPR RI Cek Jembatan ekoproyo hingga Lahan Huntara Pengungsi Padasari Tegal
BACA JUGA: Saat Dongeng dan Buku Berbicara di Tengah Bencana Padasari Tegal: Luka Hati Anak Pengungsi Terobati
Polres Tegal memastikan situasi di lokasi pengungsian bencana Padasari Tegal saat ini terpantau aman dan kondusif. Operasi tanggap darurat akan terus berlanjut hingga kondisi tanah dinyatakan stabil oleh pihak berwenang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



