Banjir di Tegal Rendam Ratusan Rumah Warga, Ini yang Dilakukan Polres

Banjir di Tegal Rendam Ratusan Rumah Warga, Ini yang Dilakukan Polres

Jajaran Polres turun menangani bencana banjir di Tegal--

TEGAL, radartegal.com - Banjir di Tegal yang terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026 malam sempat merendam ratusan rumah warga di RW09 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal. Banjir disebabkan Sungai Ketiwon yang meluap akibat tak kuat menampung debit air yang datang dari arah hulu.

Tim BPBD, Kepolisian, Pemkot bersama lurah dan warga segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Garis polisi dipasang di tanggul yang rawan jebol akibat terkikis arus, sebagai langkah antisipasi awal.

Menurut Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, setelah kejadian, pihaknya langsung meninjau lokasi banjir. Itu, dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif. 

Terkait kejadian itu, kata Kapolres, pihaknya telah menyiagakan Pleton Siaga Bhayangkara untuk membantu masyarakat terdampak. Selain itu, juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat penanganan banjir.

BACA JUGA: Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir di Tegal, Pemkot Gercep Lakukan Hal Ini

BACA JUGA: Hujan Deras Berjam-jam, 224 Rumah Warga Terdampak Banjir di Tegal

“Kami melakukan koordinasi dengan BPBD, PMI, Dinas Sosial serta PSDA Pemali Comal. Itu, untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan tepat,” jelasnya. 

Personel Polres juga ditempatkan di titik-titik rawan untuk memantau kondisi tanggul dan membantu distribusi bantuan kepada warga terdampak. Termasuk makanan siap saji, air mineral, dan roti.

“Untuk kebutuhan air bersih, kami berkoordinasi dengan PDAM setempat. Agar suplai tetap tersedia,” tambah Kapolres

Kapolres juga turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta menjauhi area bantaran sungai yang berpotensi rawan longsor dan membahayakan keselamatan.

Hingga saat ini, situasi terpantau aman dan terkendali. Personel gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air susulan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: