Perbaiki Infrastruktur Wisata Guci yang Rusak, Pemkab Tegal Siapkan Rp4 Miliar

Perbaiki Infrastruktur Wisata Guci yang Rusak, Pemkab Tegal Siapkan Rp4 Miliar

MEMOHON KESELAMATAN- Ratusan warga Desa Guci dan Desa Rembul bersama Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menggelar istighosah dan doa bersama di kawasan Objek Wisata Guci, Kamis 29 Januari 2026.-Hermas Purwadi-

SLAWI, radartegal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menggelar istighosah di kawasan wisata Guci pasca banjir dan longsor, Kamis 30 Januari 2026 sore. Dalam kesempatan itu, Bupati Ischak Maulana Rohman menyampaikan akan menyiapkan Rp4 miliar untuk perbaikan infrastruktur dan pemulihan ekonomi warga.

Ratusan warga dari Desa Guci dan Desa Rembul bersama Pemkab Tegal menggelar istighosah dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu 24 Januari 2026 lalu.

Bupati Tegal menyampaikan bahwa agenda ini merupakan wujud kebersamaan untuk memohon keselamatan sekaligus percepatan pemulihan ekonomi di sektor pariwisata.

“Kami sangat prihatin atas bencana yang merusak infrastruktur wisata dan berdampak langsung pada pelaku UMKM di Guci. Kondisi ini membuat kunjungan wisatawan menurun, yang tentu berpengaruh pada pendapatan warga,” ujar Ischak.

BACA JUGA: Bentangkan Spanduk di Pancuran 13 Guci Tegal, Warga Serukan Setop Eksploitasi Air Panas

BACA JUGA: Jembatan Wisata Guci Ambruk, DPRD Tegal Desak Perbaikan Cepat Pakai Dana BTT

Alokasi Anggaran Rp4 Miliar untuk Infrastruktur

Sebagai langkah konkret, Bupati menerangkan bahwa Pemkab Tegal telah menetapkan status bencana dan melakukan asesmen bersama BPBD Provinsi Jawa Tengah. Fokus utama saat ini adalah perbaikan infrastruktur dasar yang vital bagi wisatawan.

“Kami menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk menangani kerusakan di titik krusial, seperti Jembatan Curug Jedor, Jembatan Pancuran 13, dan Pancuran 5,” terangnya.

Secara spesifik, perbaikan Jembatan Curug Jedor akan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp500 juta untuk pemasangan jembatan bailey agar akses segera normal kembali.

Ajakan Menjaga Lingkungan

Senada dengan Bupati Dandim 0712/Tegal Letkol Infanteri Rachmat Ferdiantono mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam di kawasan pegunungan tersebut. Menurutnya, kelestarian lingkungan adalah kunci agar potensi wisata Guci tetap terjaga dan terhindar dari bencana serupa di masa depan.

BACA JUGA: Ironi Banjir Guci: Ratusan Kubik Kayu Gelondongan Terdampar di Pantai Larangan Tegal, Jadi Berkah Warga

BACA JUGA: Polres Tegal Siagakan Personel Pasca-Bencana Guci dan Bumijawa, Sarpras Dipastikan Siap

Di sela kegiatan, Bupati Ischak didampingi Wakil Bupati Ahmad Kholid juga menyalurkan bantuan berupa:

  • Santunan Baznas Kabupaten Tegal: Senilai Rp26,7 juta untuk anak yatim, janda, dan pelaku UMKM terdampak.
  • Paket Sembako BNI: Berupa minyak goreng, mi instan, gula, dan kebutuhan pokok lainnya.

Dengan langkah perbaikan fisik dan dukungan spiritual ini, diharapkan Objek Wisata Guci segera pulih dan kembali menjadi destinasi unggulan nasional dari Kabupaten Tegal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: