Banjir Bandang di Pemalang Menelan Korban jiwa
Seorang pria ditemukan di aliran Sungai Gintung Desa Sima, Kecamatan Moga--
PEMALANG, radartegal.com - Banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten PEMALANG bagian selatan menelan korban jiwa. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Gintung, tepatnya di Dusun Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga, Sabtu pagi 24 Januari 2026.
Penemuan jenazah tersebut dibenarkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin. Ia mengatakan, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga yang kemudian melaporkannya kepada petugas.
"Benar, telah ditemukan satu jenazah laki-laki di Sungai Gintung, Dusun Tretep, Desa Sima, Kecamatan Moga," kata Agus.
Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut. Hingga saat ini, identitas korban masih dalam tahap pemeriksaan.
BACA JUGA:Khaul Pangeran Benowo Jadi Momentum Kebersamaan Hari Jadi ke-451 Pemalang
BACA JUGA:BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tertinggi, Pemalang Siaga Hujan Lebat
"Sudah dievakuasi ke rumah sakit dan masih dilakukan identifikasi," tambahnya.
Wilayah Kabupaten Pemalang dalam beberapa hari terakhir diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan debit air sejumlah sungai meningkat drastis, bahkan meluap dan memicu terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah.
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, BPBD Pemalang menyiagakan seluruh personelnya untuk menghadapi kemungkinan bencana susulan.
"Seluruh personel kita (BPBD) standby," tegas Agus.
BACA JUGA:SPMB SMK Satya Praja 2 Petarukan Pemalang Resmi Dibuka, Buruan Daftar! Sebelum Kehabisan Kuota
BACA JUGA:Layani 3.000 Warga Terdampak Banjir di Pemalang, Dapur Umum Didirikan
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi curah hujan tinggi di wilayah Pemalang. BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi berbagai kemungkinan akibat cuaca ekstrem.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



