Disdik Diminta Ikut Pantau Program MBG di Tegal
KUNJUNGAN - Komisi I DPRD Kota Tegal melakukan kunjungan ke kantor Disdik--
TEGAL, radartegal.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) diminta untuk ikut memantau jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tegal. Sebab, peran Disdik sangat diperlukan dalam program itu, utamanya untuk pengawasan di Sekolah.
Itu, disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, Moh. Safrudin saat mengunjungi kantor Disdik, Senin, 12 Januari 2026.
Mnurut Sefrudin, Disdikbud memang tidak secara langsung menjadi leading sektor dalam program MBG. Namun keterlibatan di dalamnya menjadi sangat penting, utamanya, dalam pengawasan di lingkungan sekolah.
"Keterlibatan Disdikbud menjadi penting dalam program MBG. Setidaknya bersama Komisi I kita bisa melakukan monitoring," ujar Sefrudin.
BACA JUGA: Komisi II DPRD Kota Tegal Kunjungi Puskesmas Tegal Barat
BACA JUGA: Komisi III DPRD Kota Tegal Sidak Pemasangan Pipa PDAB
Sefrudin menegaskan, monitoring di lapangan sangat diperlukan. Itu, untuk memastikan kualitas dan kelayakan makanan yang diterima oleh para siswa benar-benar sesuai standar gizi.
"Monitoring ini untuk melihat, wajar atau tidak makanan yang diberikan kepada anak-anak," jelasnya.
Sefrudin menyebutkan, saat ini setiap pengelola MBG menerima anggaran sebesar Rp 6 juta per hari. Dengan anggaran sebesar itu, seharusnya tidak perlu lagi mengambil keuntungan berlebihan.
“Saya sering melihat, per porsi hanya sekitar Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu," ungkap Sefrudin.
BACA JUGA: Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Wali Kota Sampaikan Jawaban Terhadap PU Fraksi
BACA JUGA: DPRD Kota Tegal Setujui Tiga Raperda untuk Disahkan Menjadi Perda
Sefrudin menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan keleluasaan anggaran kepada pihak pengusaha atau pihak ketiga yang mengelola program MBG. Karena itu, Sefrudin berharap pengelola dapat bersikap jujur dan bertanggung jawab.
"Kalau misalnya diberikan Rp 10 ribu per porsi, ya berikan makanan dengan porsi dan kualitas sesuai nilai itu," tegas Sefrudin.
Sefrudin menambahkan, jika dihitung secara akumulatif, anggaran MBG terbilang cukup besar. Sehari Rp 6 juta, kalau dikalikan 24 hari sudah banyak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


