Kirab Budaya Kongco Liem Thay Soe, Bupati Tegal: Ini Lambang Kerukunan Masyarakat
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman (baju putih) memikul tandu pada Kirab Budaya dan Festival Kuliner pada Perayaan Seng Thian Kongco Liem Thay Soe Tahun 2576/2025-radar tegal-Poto : doc. Prokompin Kab. Tegal
SLAWI, radartegal.com – Hari Minggu (16/11-25) sore, kawasan sekitar Klenteng Hok Ie Kiong menjadi menjadi milik warga Slawi, khususnya yang etnis Tionghoa. Pada hari itu warga etnis Tionghoa menggelar Kirab Budaya sebagai puncak perayaan Hari Kebesaran (Seng Thian) Kongco Liem Thay Soe Tahun 2576/2025.
Perayaan tersebut melibatkan 68 kiaw atau tandu yang diarak mengelilingi Kota Slawi yang didatangkan para peserta dari berbagai daerah, diantaranya Tangerang, Bandung, Bogor, Banyumas, Jakarta, Semarang, Bekasi, Rembang, Purbalingga, Brebes, Banjarnegara dan sejumlah daerah lainnya.
Perayaan juga diramaikan dengan Festival Kuliner yang telah digelar sejak Jum’at (14/11/2025) sebelumnya.
Ribua warga Slawi dan sekitarnya tampak tumpah ruah menonton keramaian tersebut. Peserta kirab dilepas dari halaman Klenteng Hok Ie Kiong di ruas jalan Ahmad Yani menuju PT Teh Gopek Cipta Utama, memutar balik ke kawasan Monumen Gerakan Banteng Nasional (GBN) dan terus menuju Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Mayjen Sutoyo dan kembali lagi ke Klenteng Hok Ie Kiong Slawi sebagai titik akhir.
BACA JUGA: Bupati Tegal Salurkan 7,84 Ton Beras Untuk Petani Terdampak Revitalisasi Bendungan Danawarih
BACA JUGA: Sambut Kajari Baru, Bupati Tegal Inginkan Pendampingan Program Prioritas Pembangunan
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyambut positif atas perayaan tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya rangkaian Kirab Budaya dan Festival Kuliner pada perayaan Seng Thian Kongco Liem Thay Soe ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai simbol kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Tegal. Dengan ini, kerukunan masyarakat kita akan terus terjaga,” ujarnya.
Ischak juga menilai, penyelenggaraan festival kuliner yang digelar sejak tanggal 14 hingga 16 November 2025 turut meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Tegal.
“Ada 118 UMKM yang ikut memeriahkan perayaan ini. Tentu ini menjadi simbol kebangkitan UMKM kita. Tidak hanya UMKM, tapi juga hotel, tempat wisata dan kuliner khas Kabupaten Tegal juga ikut merasakan keberkahannya,” tutur Ischak.
BACA JUGA: Bupati Tegal ingatkan Para Pemuda Untuk Siap Hadapi Tantangan Perubahan di Masa Sekarang
BACA JUGA: Simbol Syiar, Bupati Tegal Resmikan Gedung Baru MWC NU Kramat
Dalam kirab tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini tampak larut menikmati keramaian yang diadakan setahun sekali itu dengan mengangkat tandu dewa tuan rumah Klenteng Hok Ie Kiong Slawi Dewa Kongco Hok Tek Ceng Sin atau dewa bumi yang dimaknai sebagai dewa pembawa keberkahan, keberuntungan, dan rezeki.
“Tandunya cukup berat, karena bobotnya 110 kilogram dan hanya digotong empat orang, sehingga per orang memikul beban seberat 27,5 kilogram,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

