Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Brebes Gandeng Tanoto Foundation
Pemkab Brebes melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Brebes terus melakukan percepatan penurunan angka stunting.(istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Pemkab Brebes melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Brebes terus melakukan percepatan penurunan angka stunting. Salah satunya dalam kurun waktu 2021-2025 Kabupaten Btebes bekerjasama dengan Tanoto Foundation.
Kepala Bapperida Brebes Apriyanto Sudarmoko mengatakan, kerjasama itu berfokus pada dua pilar utama. Yaitu, Pendampingan Konvergensi dan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Brebes.
"Adapun manfaat dari program adalah meningkatkan kapasitas pemerintah kabupaten/kota, khususnya pada aspek pengetahuan, regulasi, dan tata kelola," ujarnya, Selasa 11 November 2025.
Hasil studi kontribusi program sebelumnya (periode 2021 –2025), kara dia, menunjukkan bahwa pendampingan Tanoto Foundation berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pemerintah kabupaten/kota, khususnya pada aspek pengetahuan, regulasi, dan tata kelola.
BACA JUGA: Bapperida Catat Stunting di Brebes Turun Tiap Tahun
BACA JUGA: Pemkab Upayakan Tekan Angka Stunting di Brebes Lewat Genting
Kabupaten/kota dampingan dengan hasil kapabilitas pemerintah yang lebih tinggi juga mencatat capaian yang lebih baik dibandingkan kabupaten/kota lain, dengan prevalensi stunting 8,6% lebih rendah, penurunan (delta) 26,2% lebih tinggi, serta penyerapan anggaran 11,1% lebih baik.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempercepat penurunan stunting, lanjutnya, Tanoto Foundation bersama Yayasan Cipta dan Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) akan melaksanakan Program Kemitraan untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting pada periode 2025–2028 sebagai kelanjutan dari program sebelumnya (periode 2021–2025).
"Program ini tetap berfokus pada dua pilar utama, yaitu Pendampingan Konvergensi dan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) untuk mempercepat penurunan stunting di wilayah dampingan," terangnya.
Pada fase Program 2025 – 2028 ini, pendekatan akan disesuaikan dengan kebijakan nasional terbaru, termasuk Peraturan Presiden tentang Percepatan Penurunan Stunting serta Petunjuk Teknis Aksi Konvergensi Stunting 2024.
Fokus kegiatan mencakup:
- Peningkatan kapasitas tokoh masyarakat dalam edukasi kesehatan dan gizi
- Peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam perencanaan dan penganggaran stunting
- Penguatan kapasitas pemerintah kabupaten dalam pemantauan dan penggunaan data
- Peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data stunting
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

